Kudus, ISKNEWS.COM – Program Ramah lanjut usia (Lansia) dari dari Rumah Zakat telah menggegerkan warga, pasalnya dari sejumlah relawan inspirasi Rumah Zakat telah mengumpulkan setidaknya 37 warga pra lansia dan lansia di Desa Jepang Mejobo Kudus, Sabtu (20/10/2018).
Bagus Pandu, ketua Rimah Zakat mengungkapkan, para lansia tersebut di periksa kesehatannya dengan cek kadar gula darahnya. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini telah ramai dipenuhi oleh warga sebelum acara dimulai
Siti Solihah Budiarti, tokoh masyarakat setempat dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih kepada Rumah Zakat dan berpesan kepada para peserta untuk senantiasa bersyukur kepada Alloh atas keselamatan dan panjang usia yang masih diberikan hingga kini. “Ayo kita manfaatkan dan sukseskan program sosial yang telah diberikan dari Rumah Zakat,” ajakanya kepada warga.
Sudah ketiga kalinya Program Kesehatan di Desa Berdaya Jepang kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus ini. Kali ini program kesehatan ramah lansia tidak hanya penyuluhan tentang kesehatan saja, namun juga sudah dilengkapi dengan adanya tensi tekanan darah dan cek kadar gula darah lansia.
“Sebenarnya saya takut mas disuntik pakai jarum. Tapi saya juga pengen tahu sebenarnya saya sehat ndak ya. Mumpung gratis, makanya saya beranikan diri. Maklum mas wong tuwo ngene iki yo butuhe okeh. Arep priksa yo mikir pindo mas. Matur suwun Rumah Zakat. (Maklum mas, orang tua seperti saya ini kebutuhannya banyak, mau periksa seperti ini ya harus mikir dua kali. Terimakasih Rumah Zakat).” Tutur Mbah pah kepada relawan inspirasi.
Dengan bantuan alat yang telah diberikan oleh Rumah Zakat, panitia pelaksana berharap dapat memberikan manfaat lagi kepada masyarakat. Dari hasil pemeriksaam tidak banyak warga yang berada pada kondisi normal kadar gulanya. Sebagian besar kadar gulanya cukup tinggi tapi tidak sampai pada titik buruk. Panitia menghimbau kepada peserta untuk mengurangi mengkonsumsi minum-minuman cepat saji karena banyak mengandung gula tinggi. (AJ/YM)










