Angin Kencang Kembali Landa Kudus, 116 Rumah Warga Desa Kirig dan Temulus Alami Kerusakan

oleh -282 Dilihat

Kudus, isknews.com – Angin puting beliung kembali memporak porandakan sejumlah rumah di Kudus. Ratusan rumah warga di wilayah Desa Kirig dan Temulus Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus pun ikut terdampak akibat terpaan angin yang sudah dua kali melanda Kudus selama memasuki musim hujan tahun ini, Selasa (12/11/2019) sore.

Menurut Camat Mejobo, Harso Widodo yang dihubungi oleh media ini menjelaskan, kejadian angin puting beliung ini diawali oleh hujan deras pada sekitar pukul 14.30 Wib.

Sebuah bangunan di Desa Kirig tampak alami mkerusakan atap akibat hantaman angin kencang yang melanda wilayah tersebut (foto: ist)

“Lalu secara tiba-tiba terdengar suara gemuruh disertai angin kencang dari arah utara menuju selatan dan setelah di adakan pengecekan oleh para tetangga ternyata atap rumah bagian atas milik sejumlahwarga di kawasan Desa Kirig tersebut,” katanya.

Tak hanya menimpa puluhan rumah warga angin puting beliung juga menimpa kandang peternakan ayam milik Kasmiatun (45) yang berlokasi di Desa Kirig RT 01 RW 01 Mejobo Kudus.

Terjangan angin mengakibatkan kerusakan bangunan fisik serta sejumlah sekitar 1000 ekor ayam petelur mati dan kerugian material ditaksir sekitar Rp. 30 juta

Sebuah atap masjid gentngnya sempat berhamburan akibat angin kencang (Foto: ist)

Camat menjelaskan untuk Desa Kirig dari hitungan Sekdes rumah terdampak angin kencang adalah sebanyak 35 rumah dengan nilai kerugian material sebesar sekitar Rp 377 juta.

Sementara itu di Desa Temulus, angin puting beliung menerpa Dukuh Karangmalang dan kambangan. Total rumah warga terdampak akibat angin kencang tersebut adalah sekitar 81 rumah dengan sebagian besar kerusakan pada atap dan genting rumah.

“Total nilai meterial masih dihitung, namun untuk jenis kerusakan tiap rumah sudah dilakukan inventarisir,” ujar Camat.

Dengan kejadian kerusakan rumah karena badai puting beliung ini seluruh penghuni rumah yang merosot gentengnya sudah diperbaiki dengan cara kerja bakti oleh warga terdampak.

“Para pemilik rumah dengan dibantu warga sekitar untuk membenahi genteng yang merosot karena bencana puting beliung dan para warga tidak ada yang mengungsi dengan kejadian ini, serta tak ada korban jiwa,” (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.