Saloku Digital School, Program Sekolah Digital SMA 1 Jekulo Kudus Diluncurkan

oleh -265 kali dibaca
Kepala Sekolah SMA 1 Jekulo, Lasmin, saat sambutan launching Program Sekolah Digital LOGIS (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Program digitalisasi dunia pendidikan kini merambah pada civitas SMA Negeri 1 Jekulo Kudus. Program andalan baru yang kini dikembangkan oleh sekolah tersebut adalah Saloku Digital School (LOGIS) yang aplikasinya dapat diunduh di Play Store dengan nama Smart Saloku, Senin (13/6/2022).

Menurut Kepala Sekolah SMA 1 Jekulo Lasmin, Program yang diberi nama ‘Logis’ (SALOKU Digital School) merupakan program satu-satunya SMA negeri yang ada di Kecamatannya Jekulo.

”Aplikasi Smart SALOKU ini, merupakan progam sekolah untuk mengubah layanan yang semula manual menjadi digital,” katanya saat pembukaan sekolah digital, Senin (13/6/22).

Sementara, pengarah program sekolah digital, Moh Sudardi, program Saloku Digital School adalah momentum untuk digitalisasi di SMA Negeri 1 Jekulo.

‎Digitalisasi tersebut meliputi semua modul pembelajaran, administrasi, bimbingan konseling (BK), dan tata usaha.

“Dalam pembuatan aplikasi hingga dilaunching, membutuhkan waktu kurang lebih 2 bulan. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang berbasis swipe, sehingga data basenya menggunakan data base Exel. Digitalisasi ini akan mempercepat informasi dan mempermudah proses kegiatan yang semula dilaksanakan secara manual,” ujarnya, Senin (13/6/2022).

Misalnya, kata dia, rekapitulasi nilai siswa yang semula membutuhkan 4 hingga 5 lembar kertas per siswa.

Padahal di sana, terdapat 1.041 siswa.

Dengan ‎penilaian secara online tersebut, dapat mengurangi biaya dan sekaligus menghemat kertas.

“Penilaian secara online juga dapat mengurangi kecurangan, karena hasilnya bisa dilihat melalui aplikasi,” ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan aplikasi Smart Saloko yang bisa diunduh melalui Google Playstore.

Para siswa sudah bisa mengunduhnya untuk melakukan presensi kehadiran setiap harinya dengan berbasis lokasi secara online.

“Aplikasi ini nanti bisa untuk absen, jadi waktu pagi hari anak-anak bisa langsung menggunakan absensi yang berbasis lokasi. Jadi anak itu tidak bisa absensi di rumah, harus ada di lokasi sekolah , setelah melakukan absensi langsung kelihatan datanya siapa yang masuk dan tidak,” bebernya.

“Siswa bisa menggunakan melalui hp masing-masing. Belum Selfi tapi berbasis lokasi. Nanti kedepan bisa keduanya,” tambahnya.

Diketahui dalam launching tersebut juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah III Sugiyanto. (YM/YM)



KOMENTAR SEDULUR ISK :