Sampaikan Pesan Kematian di Karnaval Sambut Ramadhan

oleh -968 kali dibaca

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Banyak cara menyambut datangnya bulan suci ramadhan, seperti halnya dilakukan oleh ratusan warga RW 16 Desa Bangsri Kecamatan Bangsri ini, Jumat (19/05/2017) sore melakukan karnaval keliling kampung dengan menyampaikan pesan kematian kepada masyarakat. Tak hanya iring-iringan replika keranda, berbagai macam sosok menyeramkan diusung dalam karnaval tersebut.

Kegiatan karnaval dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dari halaman TPQ Yassirlana Ma’arif desa setempat. Nampak dari depan arak arakan yaitu Ketua RE dan pengurus Yayasan TPQ Yassirlana Ma’arif. Kemudian disusul kelompok drumband, berbagai sosok menyeramkan.

Ketua RW 16 Desa Bangsri Kecamatan Bangsri Ali Utomo mengatakan menyambut datangnya bulan suci ramadhan, khususnya masyarakat RW 16 Bangsri menggelar karnaval keliling kampung. Dengan mengusung tema “siksa dalam kubur”, mereka ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk mengingat adanya fase kematian yang pasti akan terjadi. “Menjelang bulan ramadhan ini, kami ingin mengingatkan masyarakat bawah kematian cepat atau lambat pasti akan dialami,” ujarnya.

Dikatakannya, sesuai dengan tema yang diangkat bahwa apapun yang dilakukan oleh manusia di alam dunia, baik dan buruknya pasti akan mendapatkan balasan di alam akhirat nanti. Terlebih dengan mendekati bulan suci ramadhan, ia mengajak masyarakat untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta, dengan melakukan ibadah dan kebaikan. Tentunya, dengan menjauhi segala kemaksiatan yang dilarang oleh agama.  “Semua perbuatan kita, baik dan buruknya akan mendapatkan balasan nantinya,” imbuhnya.

Dikatakan Ali, Ramadhan tahun ini diharapkan akan mampu menyadarkan kita semua, betapa hidup ini tak harus dijalani dengan cara-cara yang kotor. Ramadhan akan mengingatkan, betapa waktu begitu singkat dan berharga. Dan, yang lebih penting lagi untuk direnungkan. “Sebagai makhluk hidup, kita pasti akan mati, pesan itu sudah sangat jelas. Namun, seringkali kita jumpai, orang ingat akan mati ketika umur sudah tua,” katanya.

Dikatakan, karnaval ini diikuti ratusan warga, bersamaan dengan kegiatan wisuda purna TPQ Yassirlana Ma’arif 12 ke 22 dan Madrasah Diniyah (Madin) ke 2 Bangsri. Mereka yang terlibat juga dari, siswa siswi, pengurus  TPQ, Madin dan warga.

Selain kegiatan karnaval ini, sebelumnya juga dilaksanakan kegiatan noto deso melalui kegiatan TMMD Sengkuyung 1, turnamen sepakbola piala RW 16, karnaval dan pengajian umum di malam harinya.  “Kegiatan ini selaras dengan program 4N kami, nyawiji, noto jiwo, noto rogo dan noto deso,” pungkasnya.

Salah satu warga yang turut menyaksikan karnaval tersebut, Indah mengaku terkesan dengan penampilan warga tersebut, terlebih saat ini mendekati bulan suci ramadhan. Dengan adanya iring-iringan replika keranda dengan berbagai macam rombongan,akan mengingatkan kembali untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Untuk koreksi, agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :