Sekolah Tetap KBM di Sekolah Selama Ramadan, Disdikpora Kudus Imbau Adakan Pesantren Kilat

oleh -522 Dilihat
Suasana belajar di sebuah sekolah dasar negeri di Kudus (Foto: Mia)

Kudus, isknews.com – Sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus akan tetap melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di sekolah selama Bulan Ramadan.

Setelah sebelumnya ramai adanya usulan agar sekolah libur selama Bulan Ramadan, hal itu akhirnya terpatahkan dengan adanya surat edaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) Nomor 5 Tahun 2026.

Kabid Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho menyebut bahwa awal puasa diperkirakan jatuh pada tanggal 18 Februari 2026 dan secara resmi menyesuaikan dengan penetapan atau keputusan resmi dari pemerintah.

Tanggal 16 dan 17 Februari merupakan cuti bersama dan hari libur nasional dalam rangka tahun baru imlek,” katanya.

Kemudian, untuk libur awal Ramadan diperkirakan tanggal 18 hingga 21 Februari 2026 atau menunggu edaran resmi dari pemerintah. Kegiatan aktif pembelajaran murid pada 23 Februari hingga 14 Maret 2026. Sedangkan libur Lebaran pada 16-28 Maret 2026.

Selama kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah, lanjut Anggun, diharapkan dapat melaksanakan pula kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan dan sosial selama bulan Ramadan.

Bagi peserta didik yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya dalam rangka peningkatan iman, takwa, dan akhlak mulia,” terangnya.

Sedangkan, bagi peserta didik yang beragama non Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Anggun menambahkan, kegiatan pembelajaran efektif selama Bulan Ramadan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan ketentuan setiap jam pembelajaran tatap muka untuk SD selama 25 menit dan untuk SMP selama 30 menit tiap jam pelajaran.

Untuk PAUD, TK, PKBM menyesuaikan satuan pendidikan masing-masing,” tuturnya.

Pihaknya pun berharap, kegiatan pembelajaran yang akan dilangsungkan di seluruh sekolah dapat memberikan dampak positif bagi karakter siswa, terutama dalam kerohanian. (Mia/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :