Semarak Karnaval Budaya Kudus, 22 Kontingen Pamerkan Kreatifitas dan Kearifan Lokal

oleh -243 Dilihat
Salah satu peserta dari 22 kontingen menampilkan beragam kreativitas, kostum, kesenian, dan kearifan lokal lentog tanjung dalam Karnaval Budaya di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu (12/9/2026), dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kudus ke-477. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Karnaval Budaya dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kudus ke-477 berlangsung semarak. Sebanyak 22 kontingen dari kalangan sekolah dan sembilan kecamatan menampilkan beragam kreativitas serta kearifan lokal di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu (12/9/2026).

Ribuan masyarakat terlihat memenuhi kawasan alun-alun dan sepanjang jalur yang dilalui peserta. Mereka antusias menyaksikan berbagai penampilan yang memadukan kostum, musik, tarian, hingga properti bernuansa budaya dan potensi daerah.

Karnaval diawali dengan atraksi barongsai yang turut mengiringi jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kudus menuju panggung utama. Pertunjukan tersebut kemudian dilanjutkan penampilan sanggar tari yang mengangkat permainan tradisional sebagai bagian dari sajian pembuka.

Setelah itu, sejumlah kontingen pelajar tampil bergantian dengan membawa tema yang beragam. SMP 1 Dawe menampilkan “Pasukan Macan Putih”, sementara SMP 5 Kudus mengusung “Kopi Moeria”. Adapun SMP 3 Kudus membawa tema “Marsudi Pisang Byar Muda”.

Kemeriahan berlanjut melalui penampilan SMP 1 Gebog dengan tema “Kudus Kota Kretek”. Kemudian SMP 1 Kudus menghadirkan “Khajatan”, SMP 2 Kudus mengangkat “Gurihnya Lentog”, SMP 4 Kudus menampilkan “Gandhaning Kretek”, serta SMP 1 Jati dengan tema “Gebyar Dhandhangan”.

Rangkaian berikutnya diisi kontingen dari sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. Masing-masing wilayah menampilkan karakter dan potensi daerah melalui perpaduan busana, kesenian, musik, tarian, serta berbagai properti yang telah dipersiapkan.

Berbagai sajian tersebut tidak hanya menjadi tontonan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi yang dimiliki Kabupaten Kudus. Kreativitas para peserta turut membuat suasana perayaan Hari Jadi Kudus semakin meriah.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, rangkaian kegiatan Hari Jadi Kudus tidak hanya diselenggarakan sebagai hiburan bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti Karnaval Budaya juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata sehingga dapat memberikan efek positif terhadap perekonomian warga.

“Pertama, kita ingin meningkatkan kunjungan pariwisata sehingga geliat ekonomi meningkat dan pendapatan masyarakat Kudus juga meningkat,” ujar Sam’ani.

Di sisi lain, Sam’ani menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, apabila pelaksanaan karnaval menyebabkan kepadatan lalu lintas maupun mengurangi kenyamanan perjalanan. (AS/YM)