Kudus, isknews.com – Setelah hampir tiga dekade meninggalkan bangku sekolah, Alumni SMA Negeri 3 Kudus Angkatan 1996 kembali berkumpul dalam sebuah temu kangen yang sarat kehangatan, nostalgia serta mempererat persaudaraan. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mengenang masa sekolah sekaligus mempererat kembali tali persaudaraan yang sempat terpisah oleh jarak dan waktu.
Temu kangen Alumni SMAN 3 Kudus Angkatan 1996 digelar pada 2025 dengan mengusung tema “Sing Penting Reuni”. Kegiatan tersebut dihadiri oleh alumni dari berbagai daerah, baik dari dalam kota, luar kota, hingga luar pulau.
Panitia acara, Sudi Wahono, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya antusiasme alumni. Dari sekitar 300 undangan yang disebar, sekitar 250 alumni atau hampir 80 persen di antaranya dapat hadir.
“Alhamdulillah, teman-teman yang hadir sangat banyak. Ada yang datang dari luar kota, luar pulau, bahkan dari Kalimantan. Ini menunjukkan rasa kebersamaan alumni Angkatan 1996 masih sangat kuat,” ujarnya.
Sudi menjelaskan, temu kangen kali ini merupakan pertemuan ketiga yang diselenggarakan oleh Alumni SMAN 3 Kudus Angkatan 1996. Sebelumnya, reuni telah dilaksanakan pada tahun 2016 dan 2018.

Rangkaian kegiatan diawali dengan acara seremonial berupa pemotongan 29 tumpeng yang memiliki makna filosofis sebagai simbol 29 tahun alumni meninggalkan SMA Negeri 3 Kudus. Tumpeng tersebut menjadi pengingat bahwa kenangan masa sekolah tetap melekat dan tidak lekang oleh waktu.
“Dua puluh sembilan tumpeng ini melambangkan 29 tahun kami meninggalkan SMA Negeri 3 Kudus dengan seribu kenangan yang tidak akan pernah luntur,” jelasnya.

Selain pemotongan tumpeng, acara juga diisi dengan penyampaian pesan dan kesan, serta sesi foto bersama per kelas, mulai dari kelas Fisika hingga IPS 4 yang berjumlah tujuh kelas. Sejumlah guru turut diundang dalam kegiatan ini, meski tidak semuanya dapat hadir karena keterbatasan waktu.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga memberikan apresiasi kepada alumni yang berprestasi. Salah satunya beberapa waktu lalu yang menerima penghargaan sebagai notaris terbaik Kabupaten Kudus dari Pemerintah Kabupaten Kudus.
“Kami bangga ada alumni yang mampu berprestasi dan membawa nama baik angkatan maupun sekolah. Ini menjadi motivasi bagi alumni lainnya,” kata Sudi.
Ia berharap, kegiatan temu kangen ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana menjaga silaturahmi dan kekompakan alumni SMAN 3 Kudus Angkatan 1996.
“Harapan kami, kebersamaan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga ke depan tali persaudaraan antar alumni semakin erat dan tetap terjaga,” pungkasnya. (AS/YM)









