Kudus, isknews.com – SMP Negeri 2 Bae Kabupaten Kudus menggelar kegiatan In House Training (IHT) dengan tema “Pembelajaran Mendalam dalam Filosofi, Konsep, dan Asesmen” pada Kamis (2/10). Acara yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti oleh kurang lebih 20 guru dari berbagai disiplin ilmu mata pelajaran.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 2 Bae, Yusro, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi dinamika kurikulum yang terus berkembang. “Guru harus senantiasa memperbarui pengetahuan dan keterampilan agar pembelajaran di kelas semakin bermakna dan relevan,” ujar Yusro.
Sebagai narasumber, hadir dua akademisi dari Universitas Muria Kudus, yakni Dr. Ahdi Riyono, S.S., M.Hum. dan Dr. Diah Kurniati, M.Pd. Dr. Ahdi Riyono memaparkan tentang latar belakang lahirnya kurikulum baru, filosofi yang mendasarinya, serta konsep pembelajaran mendalam yang menjadi landasan implementasi. Sementara itu, Dr. Diah Kurniati menyampaikan materi terkait asesmen, khususnya bagaimana melakukan penilaian yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran mendalam.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para guru terlihat antusias mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan seputar penerapan pembelajaran dan asesmen di kelas. Banyak peserta menyampaikan bahwa mereka memperoleh pengetahuan baru yang bermanfaat untuk memperkaya praktik pembelajaran di sekolah.
Salah satu peserta menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkala. “Kami merasa mendapat wawasan segar dan inspirasi untuk memperbaiki strategi pembelajaran. Semoga pelatihan seperti ini bisa dilanjutkan di masa depan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Bae Kudus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya melalui penguatan kompetensi pendidik, sehingga diharapkan mampu menghasilkan proses pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa. (AS/YM)







