Sulitnya Medan Hambat Pencarian

oleh

Semarang, isknews.com – Musibah longsor Ponorogo Jawa Timur yang telah memasuki hari kelima pencarian warga yang hilang terus menemui kendala, mulai luasnya terdampak longsor dan longsor susulan yang masih kerap terjadi dengan cuaca tak menentu. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP/BASARNAS-red) Semarang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah bersama tim sar gabungan relawan Jateng turut diterjunkan membantu pencarian korban.

Selain adanya kendala teknis, lamanya korban yang tertimbun mengakibatkan para tim yang melakukan pencarian berhati – hati dikarenakan kondisi jenazah yang mulai membusuk.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, BNPB Sutopo Purwo Nugroho via telepon menjelaskan jika tim pencarian dibagi menjadi 3 sektor untuk memudahkan pencarian. Sutopo turut menambahkan jika longsor yang terjadi di Ponorogo Jawa Timur sebenarnya sudah diwaspadai masyarakat. ” warga menemukan retakan tanah sejak 11 Maret 2017 dan retakan tanah semakin membesar pada 26 maret 2017, masyarakat memutuskan untuk mengungsi. Namun dikarenakan masyarakat hendak melakukan panen jahe, pada 1 April 2017 masyarakat kembali kerumah. Longsor terjadi pada pukul 07.40 wib”.

TRENDING :  Olahraga Bersama Muspika Tingkatkan Solidaritas dan Soliditas

Sesuai data resmi posko tanggap darurat, jumlah warga yang terdampak longsor mencapai 128 jiwa. Dari jumlah tersebut 100 jiwa dinyatakan selamat dan 28 orang tertimbun longsor dengan 3 orang ditemukan tidak bernyawa dan 25 orang masih hilang dengan rincian :

TRENDING :  Ribuan Pekerja Karaoke Grudug DPRD Pati

Korban meninggal dunia
1. Katemi, (P) 70 tahun
2. Iwan, (L) 30 tahun
3. Sunadi, (L) 47 tahun

Nama korban hilang
1. Litkusnin (L) 60 tahun
2. Bibit, (P) 55 tahun
3. Fitasari, (P) 28 tahun
4. Arda, (L) 5 tahun
5. Janti, (P) 50 tahun
6. Mujirah (P) 50 tahun
7. Purnomo, (L) 26 tahun
8. Suyati, (P) 40 tahun
9. Poniran, (L) 45 tahun
10. Prapti, (P) 35 tahun
11. Cikrak, (P) 60 tahun
12. Misri, (P) 27 tahun
13. Anaknya misri, (P) 3 tahun
14. Katemun, (L) 55 tahun
15. Pujianto, (L) 47 tahun
16. Siyam (P) 40 tahun
17. Nuryono, (L) 17 tahun
18. Menik, (L) 45 tahun
19. Kateno, (L) 55 tahun
20. Muklas, (L) 48 tahun
21. Jadi, (L) 40 tahun
22. Suyono, (L) 35 tahun
23. Suroso, (L) 35 tahun
24.Tolu, (L) 47 tahun
25. Situn, (P) 45 tahun.

TRENDING :  Cek Kesiapan Pencetakan dan Distribusi Surat Suara, KPU Kunjungi Pura TSS

(Hk)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.