Suport Pelaku UMKM di Kudus, AHY Dorong Akselerasi Transformasi Digital

oleh -358 kali dibaca
AHY saat kunjumgi pabrik jenang Dua Keris saat praktikkan pengepakan (Foto: YM)

Kudus, isknews,com – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama rombongan hadir di Kudus mengunjungi usaha milik kadernya yakni owner Pabrik Jenang Dua Keris di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, Andrian Fernando.

Di sana juga sudah ada beberapa UMKM yang mendirikan stan memperkenalkan produk mereka. Mulai dari minuman, snack, sepatu, gula organik, peci, rokok, kain, pakaian, dan lainnya.

AHY yang melihat langsung produk UMKM, merasa tertarik dan ingin mempromosikannya. Bukan hanya pada tingkat lokal maupun nasional, tapi internasional.

“Produk UMKM butuh perhatian dan dukungan kita semua. Terimakasih pak bupati yang sudah berupaya dan berusaha memberdayakan UMKM di Kudus. Kami Partai Demokrat akan ikut upaya itu,” kata putra sulung Presiden RI 2004-2014 itu.

Atas sambutan warga Kudus, AHY berterimakasih atas sambutan hangatnya. Pihaknya berharap dengan kedatangannya dan rombongan dalam kegiatan Safari Ramadan, tidak merepotkan atau membuat hal yang kurang berkenan.

“Niat kami baik, mengunjungi langsung produk unggulan khas dari Kudus. Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Pak Bupati terimakasih mau mendampingi kami. Produk UMKM di sini begitu kreatif dan berkualitas. Sehingga dengan senang hati dan kewajiban kita semua mempromosikan,” ungkapnya.

Salah satu caranya dengan promosi lewat media online. Di mana promosi itu dinilai.lebih efektif untuk menjangkau pasar global.

Partai Demokrat, kata dia, akan terus mendorong terjadinya transformasi digital bagi para pelaku UMKM. Tidak hanya secara konservatif, tetapi juga lebih masuk ke pasar digital karena peluang penjualan lebih besar di sana.

“Di Indonesia baru sekitar 15 persen yang sudah bertransformasi digital, lainnya masih proses. Dan itu butuh dukungan kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo yang ikut dalam kunjungan AHY mengucapkan rasa terimakasihnya atas kehadiran orang nomor satu Partai Demokrat itu. Pihaknya menyampaikan, selama ini Kudus yang hanya memiliki luas wilayah 42 hektare mampu mendorong perekonomian provinsi maupun nasional. Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari Kudus sendiri mampu mencapai Rp 34 triliun, tapi hanya diberikan ke Kudus Rp 174 miliar.

“Ketika kita bisa mengelola DBHCHT sendiri, Kudus bisa jadi Singapore-nya Indonesia. Kudus juga gudangnya UMKM, ada 17 ribu lebih UMKM di Kudus. Bahkan yang produksi jenang sendiri ada 106 perusahaan,” jelasnya.

Selain terkenal sebagai Kota Kretek, Kudus juga dikatakan Hartopo terkenal dengan Kota Industri, Kota Jenang, dan tidak ada keluarga miskin di Kudus. (My/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.