Kudus, isknews.com – Hari ini dilakukan tes swab massal atas 93 ASN di lingkungan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kudus, setelah sebelumnya diketahui satu pegawai bagian hukum setda Kudus meniggal akibat positif covid 19 pada Kamis Kamis (24/09) kemarin.
Swab ini dilakukan menyusul telah dilakukannya tes terhadap 13 ASN bagian hukum yang terlibat langsung dengan pasien yang meninggal akibat covid-19.
Ditemui sejumlah awak media di Pendopo, Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengakui setelah dilakukan tes swab terhadap 13 kontak erat diperoleh hasil sebanyak 6 orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.
“Memang dari hasil swab yang hasilnya keluar pada Kamis (24/9/2020) malam ada 6 kontak erat yang dinyatakan positif,” kata Hartopo, Jumat (25/09/2020).
Menyikapi kondisi tersebut dia memerintahkan untuk seluruh pegawai dibagian tersebut untuk melaksanakan Work From Home (WFH) selama 14 hari kedepan.
Dia juga meminta semua pegawai yang ada di gedung Setda Kabupaten Kudus untuk dites swab semua. Hal tersebut agar pihaknya bisa melakukan traking secara maksimal.
“Semua, semua pegawai tanpa terkecuali,” jelasnya.
Selain itu, bagi pegawai yang memiliki kontak erat dengan pasien yang meninggal, Hartopo meminta tes swab juga dilakukan kepada keluarganya.

“Iya keluarganya juga dites swab. Supaya kita bisa tahu,” tambahnya.
Sementara itu usai shalat Jumat di gedung setda lanti 4 dilaksanakan tes swab massal terhadap 93 ASN di lingkungan Setda. Sejumlah tim dari Gugus tugas percepatan penanganan covid 19 kabupaten Kudus melakukan penelusuran riwayat kontak erat, dan dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan untuk deteksi penelusuran dengan melakukan tes Swab.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr Aziz Achyar mengatakan, tracking tersebut dilakukan oleh gugus tugas percepatan covid 19 Kudus, guna mengetahui kondisi yang sebenarnya.
“Agar nantiya pemetaannya jelas, penindakannya juga jelas serta terapinya dapat jelas juga, dan yang paling penting yakni tidak sampai kepada penyebaran yang lebih luas,” kata Aziz, Jumat (25/09/2020).

Menurutnya, setidaknya ada 93 ASN yang hari ini dilakukan tes Swab oleh tim percepatan penanganan covid, sebagai tindak lanjut atas wafatnya satu ASN di Kudus yang meninggal pada Kamis malam sebelumnya.
“Untuk sementara terhadap 93 ASN dulu dan ini bisa bertambah. Ini tes swab yang pertama, nantinya juga akan dilakukan tes Swab yang kedua pada hari Sabtu besok, semoga semua hasilnya negatif,” tandas Aziz Achyar. (YM/YM)









