Swadaya, SDM PKH Kudus Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Corona

oleh -49 Dilihat

Kudus, isknews.com – Sejumlah anggota SDM Progam Keluarga Harapan (PKH) yang adalah pelaksana PKH di bawah koordinasi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kudus.

Terdiri dari pendamping PKH, aplikator pangkalan data (APD) dan koordinator kabupaten PKH di Kabupaten Kudus. Secara swadaya melakukan patungan menghimpun bantuan paket sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Dikemas bersama paket makan siang dan masker, bantuan sembako itu disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, di sejumlah titik yang dilintasi oleh lima tim aksi sosial tersebut.

Habib Rifai, Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Kudus dan sejumlah SDM PKH memnbagikan paket sembako dan masker bagi warga terdampak corona di Kudus (Foto: YM)

Habib Rifai, Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Kudus mengatakan bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya pada sejumlah masyarakat yang mati mata pencahariannya di tengah pandemi Covid-19. Seperti buruh kasar di sekolah, pedagang kaki lima, tukang becak, tukang ojek hingga tenaga kerja yang di PHK.

“Kami sebagai tenaga sosial merasa terketuk untuk memberikan bantuan pada masyarakat terdampak Covid-19. Ya memang tidak banyak, semampunya,” ujarnya. Kamis, (23/04/2020).

Habib mengungkapkan ada 130 paket bantuan sosial yang diberikan pihaknya. Paket bantuan sosial itu dikemas dalam tas berwarna biru, yang berisikan beras, minyak goreng, susu, biskuit, makan siang dan masker.

Pemberian sembako ini diharapkan dapat membantu kebutuhan masyarakat terdampak Covid-19 di hari pertama bulan ramadan. “Bagi masyarakat sembako ini dapat diolah menjadi sajian berbuka puasa atau sahur,” tuturnya.

Para anggota SDM PKH Kudus berpose sebelum melaksanakan aksi sosial bagi-vagi sembako di sejumlah ruas jalan di Kudus (Foto: YM)

Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat menginspirasi komunitas lain untuk melakukan hal serupa. Membantu sesama yang membutuhkan bantuan.

Bambang (50), pedagang asongan di Proliman Tanjungkarang mengaku senang mendapat bantuan sosial dari pendamping PKH. “Alhamdulillah, hari ini ada yang bisa saya bawa pulang untuk keluarga di rumah,” kata dia.

Diakuinya, sejak pandemi Covid-19 penghasilannya mengalami penurunan. Dalam sehari dagangan buah segar yang dibawanya tak jarang hanya laku beberapa biji saja. Bahkan tak jarang ia pulang tanpa membawa uang sama sekali.

“Sehari dapat Rp. 20 ribu sampai Rp. 30 ribu bagi saya, sudah alhamdulillah,” katanya.

Pada pemerintah, pihaknya berharap bisa segera menyalurkan bantuan sosial bagi rakyat kecil yang terimbas pandemi Covid-19 seperti dirinya. “Saat ini bantuan seperti ini sangat membantu kelangsungan hidup kami,” ujarnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :