Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Mengembangkan pusat belajar masyarakat di wilayah pedesaan, enam desa di Kabupaten Jepara disasar program Perpuseru tahun 2017. Bantuan secara simbolis diserahkan Sekda Jepara Ir. Sholih MM kepada petinggi enam desa, pada Senin (13/3/2017) di Gedung Serbaguna Setda Jepara.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Jepara Istono mengatakan, program Perpuseru ini merupakan rangkaian pengembangan perpustakaan desa berbasis teknologi informasi. “Perpustakaan tidak hanya sebagai tempat meminjam buku, tapi juga menjadi tempat pembelajaran bagi masyarakat,” ujarnya.
Enam desa yang mendapatkan bantuan program Perpuseru dari Coca Cola Foundation tahun 2017 yaitu, Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan, Desa Wonorejo Kecamatan Jepara, Desa Jambu Kecamatan Mlonggo, Desa Mambak Kecamatan Pakis Aji, Desa Bandungrejo Kecamatan Kalinyamatan dan Desa terakhir Desa Nalumsari Kecamatan Nalumsari. “Bantuan yang diberikan berupa tiga unit komputer untuk akses internet untuk masyarakat,” paparnya.
Program bantuan Perpuseru di Kabupaten Jepara ini, sudah berlangsung sejak 2015 lalu. Secara bertahap, hingga tahun 2016 ini sudah ada sekitar delapan belas desa yang mendapatkan bantuan ini.
Lebih lanjut Sholih berharap, melalui penyaluran bantuan hibah komputer dibeberapa desa ini, bisa terbangun jejaring (network) dalam mendukung upaya pengembangan perpustakaan sebagai pustaka belajar dan berkegiatan masyarakat berbasis Tehnologi Informasi dan Komunikasi (TIK) secara terpadu. “Saya mengimbau kepada perangkat desa, untuk memberikan perhatian lebih kepada pengembangan perpustakaan di desa,” jelasnya.
Disampaikan Sholih, mengingat perkembangan tehnologi komunikasi yang begitu pesat di pedesaan, berdampak pada menurunnya minat baca masyarakat . Untuk itulah keberadaan perpustakaan desa bisa menjadi sarana untuk menangkal massifnya penggunaan handphone dan gadget. “Desa harus lebih cerdas membaca kondisi masyarakatnya,” tandasnya. (ZA)







