Tak Kunjung Direalisasi, Siswa SDN 2 Purwosari Kudus Tunggu Perbaikan Kelas Mereka

oleh -134 Dilihat
Suasana ruang kelas di SD 2 Purwosari Kudus yang hingga kini tak lagi bisa digunakan, usai runtuhnya atap di tiga ruang kelas (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Hampir lima bulan pasca robohnya atap dua ruang kelas di SDN 2 Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, proses perbaikan belum juga dimulai.

Puluhan siswa terpaksa belajar di ruang perpustakaan, laboratorium, dan UKS yang jauh dari kata ideal untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kepala SDN 2 Purwosari, Hery Hartati, mengatakan sejak kunjungan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris pada 9 Maret 2025, belum ada tindak lanjut nyata terkait perbaikan. Padahal, Bupati sebelumnya menyatakan akan mengupayakan renovasi menggunakan dana Tak Terduga (TT) APBD 2025.

“Katanya akan segera direnovasi, tapi sampai saat ini belum ada progres,” ujarnya saat ditemui di sekolah, Jumat (8/8/2025).

Hery mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus. Saat ini, lokasi sudah dibersihkan dan pihak sekolah hanya menunggu pencairan anggaran.

“Sudah sepenuhnya ditangani dinas. Harapan kami, pembangunan segera dimulai agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Kasi Sarana dan Prasarana Disdikpora Kudus, Ananto, mengungkapkan rehab ruang kelas itu kini masih dalam proses lelang. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp422 juta.

“Tinggal nunggu pemenang lelang. Kalau belum ada peminat, ya prosesnya mundur lagi,” jelasnya.

Atap ruang kelas 5 di sekolah tersebut roboh pada 12 Februari 2025 akibat bangunan tua yang lapuk dan curah hujan tinggi di wilayah Kudus. Hingga kini, siswa kelas 4, 5, dan 6 harus berdesakan di ruang-ruang darurat demi tetap bisa mengikuti KBM. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :