Tanah Leluhur Dikuasai Perusahaan, Petani Pundenrejo Pati Minta Tanah Mereka Dikembalikan

oleh -60 kali dibaca

Pati, isknews.com – Ratusan petani yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Petani Pundenrejo (GERMAPUN) menggelar aksi demontrasi Senin (12/2/2024). Mereka menuntut agar tanah milik nenek moyang mereka dikembalikan.

Pasalnya, saat ini tanah mereka dikuasai oleh PT Laju Perdana Indah (LPI). Hal tersebut diungkapkan Koordinator aksi Udin (30).

“Hari ini kami ingin merebut tanah yang dikuasai PT LPI kembali. Sebab mereka telah menggunakan cara yang tidak baik untuk merebut tanah dari petani,” terang Udin.

Udin menjelaskan, perampasan dan perusakan lahan petani Pundenrejo oleh PT LPI terjadi sejak tahun 2020 silam. Dirinya menilai PT LPI mengklaim tanah tersebut sebagai tanah mereka sebab telah mengantongi Hak Guna Bangunan (HGB) sejak tahun 2001 lalu.

Hanya saja warga merasa janggal dengan kondisi tahan seluas 7,3 hektare itu. Mengingat meski berstatus HGB tanah itu justru terlantar dan tidak berdiri bangunan satupun hingga puluhan tahun.

“Kami menduga itu tanah milik nenek moyang kami. Jadi kami petani terus memperjuangkan tanah kami,” ungkap Udin.

Sementara itu, perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang Fajar Andhika menjelaskan. PT LPI telah melanggar Pasal 86 PP No.18 Tahun 2021 Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun dan Pendaftaran Tanah.

Menurutnya berdasarkan aturan itu tanah HGB seharusnya tidak diperbolehkan untuk tanami. “Namun PT LPI menggunakan lahan HGB untuk ditanami tebu. Ini jelas telah melanggar aturan,” Pungkasnya.(mel)

KOMENTAR SEDULUR ISK :