Tanggapi Keluhan Warga, RSUD Kudus Siap Perbaiki Kualitas Pelayanan Publik

oleh -260 Dilihat
Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Abdul Hakam saat konferensi pers, Senin 3 November 2025. Kudus, Sandung Hidayat. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik, menyusul adanya keluhan warga yang sempat viral di media sosial. Melalui konferensi pers pada Senin (3/11/2025), pihak rumah sakit menyampaikan permintaan maaf dan berjanji melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan dan sikap petugas medis.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Abdul Hakam, menjelaskan bahwa pihaknya telah menelusuri kronologi kejadian yang menjadi bahan aduan. Ia memastikan langkah-langkah pembenahan akan segera dilakukan, baik dari sisi prosedur maupun pembinaan internal.

“Kita sudah membuat kronologis dan telah disampaikan melalui kanal Wadul Bupati. Dari sisi internal, kami akan memperkuat SOP. Bila ada petugas yang terbukti melanggar, akan diberikan teguran hingga surat peringatan (SP),” jelasnya.

dr. Hakam juga menyinggung pentingnya sikap ramah dan profesional dari tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien maupun keluarga pasien. Menurutnya, perilaku petugas yang kurang humanis akan menjadi perhatian serius manajemen rumah sakit.

“Kadang petugas juga manusia, bisa lelah dan emosinya terbawa. Tapi itu tidak bisa dijadikan alasan untuk bersikap tidak profesional. Kami terus tekankan bahwa pelayanan yang humanis dan empatik harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembinaan terhadap karyawan dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sekali, dengan fokus pada peningkatan etika pelayanan dan komunikasi publik. Selain itu, apel pagi di lingkungan rumah sakit juga dijadikan sarana penguatan disiplin dan pengingat pentingnya pelayanan prima bagi masyarakat.

“Apel pagi ini menjadi momen pembinaan harian agar seluruh karyawan tetap menjaga semangat pelayanan. Kami ingin budaya pelayanan yang baik benar-benar melekat dalam keseharian,” tambahnya.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Edy Susanto, menuturkan bahwa setiap laporan atau keluhan masyarakat akan segera ditindaklanjuti secara internal. Petugas yang bersikap kurang ramah akan dibina, dan jika pelanggaran berat ditemukan melalui audit, maka sanksi tegas akan diberikan.

“Petugas yang sudah mendapat SP bisa mengalami pemotongan insentif. Namun di sisi lain, kami juga menyiapkan reward bagi karyawan yang menunjukkan dedikasi dan pelayanan terbaik. Jadi, ada keseimbangan antara pembinaan dan penghargaan,” ungkapnya. (AS/YM)