Target Bangkitkan Ekonomi Warga dan Makin Cantik, Median Dua Ruas Jalan Ini Dibongkar

oleh -127 Dilihat
Suasana pekerja saat sedang melakukan pembongkaran median jalan di ruas dr. Loekmono Hadi Kudus (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Median ruas jalan disepanjang dr Loekmono Hadi-dr Ramelan mulai dari perempatan sebelah utara lampu merah “Matahari” hingga menjelang Alun- alun Simpang Tujuh kini sedang dilakukan pembongkaran oleh sejumlah pekerja.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melakukan penataan median jalan sepanjang sekitar 950 meter itu dengan membongkar median jalan pemisah antara jalur lambat dan cepat yang biasa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Arif Budi Siswanto, Lebar jalur lambat sekitar 3,5 meter dan jalur cepat 7,5 meter, ditambah median jalan satu meter.

“Ini akan membuat ruas jalan Loekmono Hadi- Ramelan nantinya menjadi lebar total 12 meter. Sehingga ruas jalan akan terlihat lebih lebar dan makin cantik,” kata dia, KAmis (01/12/2022).

Total anggaran yang disediakan berasal dari dana APBD Perubahan sebesar Rp 2,4 miliar. Berdasar kalender masa kerja selama 39 hari, mulai 23 November hingga 31 Desember 2022.

“Sebelum tahun baru pembongkaran median jalan serta overlay atau perkerasan jalan di jalur lambat dan bekas median pembatas harus sudah tuntas. Overlay kita sesuaikan dengan ketinggian jalan di jalur cepat,” ujar Arif saat melakukan peninjauan lapangan.

Saat ini, pekerjaan masih difokuskan dengan penebangan pohon dan pemindahan tanaman perdu di sepanjang ruas jalan. Selain itu, alat berat sudah mulai operasi melakukan pembongkaran sebagian median jalan.

“Pembongkaran median jalan paling memakan waktu pelaksanaan pekerjaan. Begitu rampung maka akses jalan menjadi semakin lebar sehingga arus lalu-lintas kendaraan akan semakin nyaman dan lancar,” tuturnya.

Target pembongkaran median jalan lainnya, yaitu untuk menghidupkan perekonomian warga di seputaran sisi kiri dan kanan jalan. Selama ini pertokoan terutama di sebelah barat jalur lambat terkesan tertutup dan sepi konsumen.

“Kurang memadainya lahan parkir, membuat konsumen yang akan berhenti menjadi tidak nyaman. Tugas kami membongkar median jalan, dan memperbaiki kembali hingga akses jalan semakin lebar, terbuka dan nyaman,” terang Arif.

Proyek penataan sepanjang ruas Jalan Loekmono Hadi- Ramelan tak hanya dilakukan Dinas PUPR, tetapi juga melibatkan dinas lain. Untuk penanaman kembali penghijauan turus jalan dan tanaman perdu atau rumpun bunga penghias, serta penataan lampu penerangan jalan umum (LPJU) akan ditangani Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus.

Sedang pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), yaitu berupa lampu pengendali arus lalu lintas yang terpasang di persimpangan jalan atau traffic light dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Salah seoramg pengendara kendaraan roda empat, Suwarno (38) asal Prambatan Kaliwungu Kudus sepakat dengan adanya pembongkaran median jalan.

Seperti halnya Jalan Ahmad Yani yang sejajar di sebelah timur ruas jalan Loekmono Hadi- Ramelan, suasana menjadi terang, lebar dan nyaman. Sebenarnya, lanjut Suwarno, pohon penghijauan di tengah median jalan Loekmono Hadi- Ramelan cukup rimbun dan teduh, sehingga sayang kalau ditebang. Tetapi demi penataan kota memang harus dikorbankan.

“Saya yakin, kanan dan kiri jalan nantinya juga akan ditanami kembali pohon penghijauan. Selain itu tanaman perdu akan tertata lebih baik lagi untuk mempercantik kanan- kiri ruas jalan perkotaan,” paparnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.