Tekan Angka Laka Lantas Hingga 50 Persen, Penerapan Kebijakan Social Distancing di Kudus

oleh -218 Dilihat

Kudus, isknews.com – Sejak munculnya Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah dan Surat Edaran Plt Bupati Kudus terkait peliburan anak sekolah dan kebijakkan Work From Home bagi para pegawai untuk memutus rantai penyebaran virus covid 19 di Kabupaten Kudus, tingkat angka kecelakaan lalu-lintas hingga medio bulan April ini alami penurunan tajam.

Kepolisian Resor Kudus mengungkap angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan yang signifikan yakni sebesar 50 persen. Sejak Kudus ditetapkan sebagai daerah darurat Covid oleh Pemerintah Kabupaten Kudus, awal April lalu.

Kasatlantas Polres Kudus, AKP Galuh Pandu Pandega menyebut angka kecelakaan lalu lintas di Kudus memang sangat fluktuatif. Namun, sejak adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kudus pada Sabtu, 4 April 2020. Dan Kota Kretek ditetapkan sebagai daerah tanggap darurat Covid-19 oleh Pemkab Kudus pada Minggu, 5 April 2020.

Gambar ilustrasi sebuah kecelakaan lalu-lintas yang terjadi beberapa waktu lalu di Kudus (Foto: YM)

“Sejak kebijakan social distancing yang mengeliminasi segala agenda yang melibatkan banyak masa, kepadatan lalu lintas di Kudus mengalami penurunan. Begitupun dengan angka kecelakaan lalu lintasnya,’ kata AKP Galuh Pandu, Rabu (15/04/2020).

Menurutnya, hingga pertengahan April 2020, Satlantas Polres Kudus mencatat ada 10 kasus kecelakaan lalu lintas. Angka ini mengalami penurunan sekitar 50 persen lebih dibandingkan keadaan normal.

“Biasanya kita menerima laporan kecelakaan lalu lintas sekitar 30 kasus perdua pekan. Sekarang hanya 10 kasus,” tambah Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, Ipda Didik.

Menurut dia, tingkat kesadaran masyarakat yang cukup tinggi dan intensnya imbauan social distancing maupun physical distancing dari Pemerintah Kabupaten Kudus. Menjadi faktor menurunnya tingkat kepadatan lalu lintas di Kudus.

Sejumlah jalan protocol dikabupaten Kudus dalam pantauan media ini juga mengalami penurunan intensitas lalu-lalang kendaraan.

Selain itu, meningkatnya ketertiban dan kesadaran masyarakat dalam berkendara juga turut andil dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Kepada masyarakat Kudus, ia mengucapkan terimakasih. Karena mentaati imbuan pemerintah dalam mengurangi mobilitas dan aktivitas di luar rumah.

“Tetap jalankan social distancing dan physical distancing sesuai imbuan Pemerintah,” tandas dia (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.