Tekuk Juara Bertahan 3-0, PB Djarum Selangkah Lagi Rebut Piala Maria Kristin

oleh -16 Dilihat
Atlet PB Djarum memastikan diri melaju ke partai final MilkLife Superliga Junior 2026 berkat aksi gemilang Mikha Ribka Kasalang yang mengalahkan Rahardjo Nalini Sugiati 15-10,15-8 di pertandingan melawan Exist Badminton Club. (Foto : Istimewa/PB Djarum)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Dominasi PB Djarum Kudus di semifinal U-15 Putri MilkLife Superliga Junior 2026 membuka jalan menuju gelar juara. Klub tuan rumah tersebut sukses menghentikan langkah juara bertahan Exist Badminton Club dengan kemenangan telak 3-0 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Sabtu (7/11/2026).

Kemenangan itu membawa PB Djarum ke partai final untuk menghadapi Bukit Jalil Sports School Malaysia. Laga penentuan yang berlangsung Minggu (8/11/2026) tersebut menjadi kesempatan bagi wakil Kudus, Jawa Tengah, untuk merebut Piala Maria Kristin Yulianti untuk pertama kalinya.

PB Djarum langsung menunjukkan kesiapannya sejak partai pembuka. Nafla Berly Syakira Al Habsy menyumbangkan poin pertama setelah mengalahkan Rimarcdi Xaviera Rafa dalam dua gim, 15-10 dan 15-6.

Keunggulan tersebut dilanjutkan Zahra Hafizah Hasanah yang berhasil mengatasi perlawanan Wijayandi Magdalena. Meski mendapat perlawanan ketat pada gim pertama, Zahra mampu mengendalikan permainan dan menang dengan skor 15-13, 15-5.

Kemenangan tim tuan rumah akhirnya dipastikan Mikha Ribka Kasalang. Menghadapi Rahardjo Nalini Sugiati, Mikha tampil konsisten hingga menutup pertandingan dengan skor 15-10 dan 15-8. Hasil sempurna 3-0 sekaligus memastikan Exist Badminton Club gagal mempertahankan gelarnya.

Keberhasilan tersebut membuat Mikha bangga karena kontribusinya mengantarkan tim kembali ke partai puncak. Ia berharap kesempatan kali ini dapat dimaksimalkan untuk membawa pulang trofi yang belum berhasil diraih pada penyelenggaraan tahun lalu.

“Saya bangga bisa menjadi pemain yang memastikan tim kembali melangkah ke final MilkLife Superliga Junior 2026. Semoga kami bisa tampil maksimal dan memenangi Piala Maria Kristin untuk pertama kalinya setelah pada percobaan pertama tahun lalu masih belum berhasil. Namun, kami akan berhadapan dengan Malaysia dan tidak boleh dianggap remeh karena saya sudah pernah bertanding melawan mereka. Bukit Jalil Sports School memiliki banyak pemain bagus dan tidak mudah dikalahkan, jadi kami harus siap mengerahkan kemampuan terbaik di final besok,” kata Mikha.

Waspadai Kekuatan Wakil Malaysia

Meski bermodal kemenangan meyakinkan, PB Djarum tetap menghadapi tantangan serius pada laga final. Bukit Jalil Sports School Malaysia melaju ke babak puncak setelah mengalahkan PB Champion Klaten dengan skor 3-0.

Tim Malaysia itu membutuhkan waktu 101 menit untuk mengamankan kemenangan melalui tiga partai tunggal putri. Catatan tersebut menjadi gambaran bahwa lawan PB Djarum memiliki daya saing yang patut diwaspadai.

Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi keuntungan bagi PB Djarum. Namun, konsistensi permainan dan kemampuan menjaga fokus akan menjadi faktor penting untuk menentukan hasil pertandingan perebutan gelar.

Selain U-15 Putri, PB Djarum juga masih memiliki peluang meraih gelar di sejumlah kelompok usia. Pada sektor U-17 Putra dan U-19 Putra, mereka akan menghadapi PB Jaya Raya Jakarta. Sementara itu, tim U-17 Putri dijadwalkan bertemu PB Mutiara Cardinal Bandung.

Di kelompok U-19 Putri, PB Djarum akan menghadapi C.Y Foundation Badminton China Taipei. Keberhasilan tim asal Taiwan tersebut mencapai final menjadi salah satu bukti meningkatnya persaingan internasional dalam turnamen tahun ini.

Ketua Panitia Pelaksana MilkLife Superliga Junior 2026, Yuni Kartika, menilai kehadiran tim asing memberikan dampak positif bagi perkembangan atlet junior Indonesia. Persaingan lintas negara dinilai dapat memperkaya pengalaman bertanding sekaligus mengasah kemampuan teknis dan mental para pemain.

“Tahun ini persaingan memang semakin tajam dengan hadirnya tim-tim luar negeri di tiga kelompok usia. Hal ini juga terbukti dengan adanya tim luar negeri yakni C.Y Foundation Badminton China Taipei yang melaju ke babak final. Ini adalah sesuatu yang positif, karena dengan bertanding melawan tim luar negeri yang kuat kita jadi dapat menimba lebih banyak pengalaman di arena,” jelas Yuni.

Ia menambahkan, panitia berencana memperluas undangan kepada klub dan tim mancanegara dengan materi pemain yang lebih kompetitif pada penyelenggaraan mendatang.

MilkLife Superliga Junior 2026 diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife dan PBSI. Turnamen beregu ini menjadi ajang pembinaan sekaligus wadah bagi atlet muda untuk menguji kemampuan melawan pemain dari berbagai klub.

Partai final dijadwalkan berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Minggu (8/11/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Masyarakat dapat menyaksikan pertandingan secara langsung tanpa dipungut biaya. Siaran langsung juga tersedia melalui Maxstream dan kanal YouTube PB Djarum. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.