Terjunkan Alat Berat, DPUPR Bersihkan Eceng Gondok di Sungai Muneng

oleh

Kudus, isknews.com – Jelang musim penghujan yang hampir tiba pada bulan depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus menerjunkan alat berat untuk membersihkan tanaman Eceng Gondok di sejumlah sungai di Kabupaten Kudus. 

Hal ini dilakukan agar aliran sungai tidak terhambat oleh rimbunan tanaman eceng gondok yang seringkali menimbulkan luapan air pada saat turun hujan deras.

Seperti yang terlihat di Sungai Muneng di Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Senin siang (14/09/2020), satu unit alat berat jenis ekskavator digunakan dinas tersebut untuk membersihkan Eceng Gondok yang tampak menyumbat arus air di jembatan yang berada tak jauh dari lokasi pintu air Jaranan.

Sebuah ekskavator dikerahkan oeh Dinas PUPR Kudus untuk bersihkan eceng gondok yang menyumbat arus air sungai Muneng Prambatan Lor Kaliwungu Kudus

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Arief Budi Siswanto melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Rasiyono mengatakan, Kali Muneng merupakan sungai yang berasal dari aliran Sungai SWD II. Kegiatan yang dia lakukan merupakan kegiatan rutin berkala yang dilakukan oleh bidangnya untuk mengantisipasi datangnya musim hujan yang diprediksi akan datang di pertengahan Bulan Oktober depan.

“Hasil dari pantauan staf kami bahwa, kondisi eceng gondok yang memenuhi badan sungai Muneng ini sudah dalam kondisi sangat mengganggu kelancaran aliran sungai, sehingga kami lakukan pembersihan di bawah jembatan sungai ini,” kata Rasiyono,

Sementara lanjut Rasiyono, untuk penanganan Eceng Gondok di Saluran sungai ini pihaknya menerjunkan satu alat berat untuk mempercepat proses pembersihan.

“Kami targetkan ini akan selesai dalam sehari, dan kegiatan yang kami lakukan sejak pagi ini kami perkirakan akan mengangkat enceng gondok beserta sampah ranting-ranting bambu sebanyak kurang lebih 50 kubik, dengan melibatkan 2 dump truck untuk mengangkut residu sampah dan tanaman eceng gondok dari sungai ini,” terang dia.

Menurutnya penerjunan alat berat untuk membersihkan Eceng Gondok ini karena ada beberapa laporan warga dan juga hasil inspeksi petugas Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) di lapangan. 

Namun sambung Rasiyono, penanganan Eceng Gondok di sungai-sungai ini berdasarkan skala prioritas yang ada, karena pihaknya tidak mungkin melakukan penanganan terhadap hal yang sama di seluruh sungai di Kabupaten Kudus karena keterbatasan peralatan dan lainnya.

“Sehingga kita dahulukan yang skala prioritas. Yang dekat jembatan, itu yang kita dahulukan. Jangan sampai kawasan disini airnya meluap seperti dulu akibat, sampah dan eceng gondok yang menyumbat arus aliran sungai Muneng, ”pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :