Terminal Induk Jati Diprediksi Alami Peningkatan 7% Jumlah Armada Dan Penumpang Pada Arus Mudik Dan Balik 2016

oleh -834 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kepala Dishubkominfo Kudus, Didik Sugiharto dalam paparannya pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral  sebagai bentuk persiapan menghadapai Hari Raya Idul Fitri 1437 H, yang digelar oleh Polres Kudus dan  dipimpin langsung Kapolres Kudus AKBP Andi Rifai, menyampaikan  persiapan Operasi Ramadhaniya 2016 jelang pengamanan arus mudik dan balik menjelang Lebaran Idul Fitri 1437 H, Dinas Perhubungan Instansi yang di pimpinnya akan memberikan segala kenyamanan bagi  masyarakat yang akan melaksanakan lebaran dikampung halamannya Kudus.

Didik yang hadir mewakili bupati Kudus, menyampaikan “Momen lebaran adalah kerjanya Bupati akan tetapi hal ini tidak akan dapat terlaksana tanpa bantuan dari Polri maupun TNI serta masyarakat. Analisa dan evaluasi lebaran 2015 yang lalu secara umum, prosesi arus mudik dan arus balik berlangsung aman dan lancar sehingga semua pemudik dapat terlayani dengan baik, apalagi dengan adanya program mudik gratis dari pemerintah, kami juga sudah mepersiapkan antisipasi kemacetan arus lalu lintas menjelang arus mudik maupun balik,  bersama Polres Kudus, kami akan melakukan rekayasa lalu lintas guna mengurai kemacetan yang berada didaerah Kabupaten Kudus.” katanya.

Didik menambahkan,”Kesiapan terminal Jati Kudus yang memiliki sarana dan prasarana pendukung antara lain pelayanan posko didalam terminal yang stanby 24 jam dan juga papan informasi seputar jadwal keberangkatan Armada bus telah terpasang di sana, demi memudahkan para penumpang angkutan Bus, tahun ini diprediksikan jumlah penumpang kendaraan umum utamanya bus diperkirakan akan naik 7% dikarenakan akses atau sarana prasarana Armada umum sudah semakin baik.” katanya menambahkan.

Sementara itu terkait parkir kendaraan didik menjelaskan, “Tarip resmi parkir sesuai dengan perda no 8 tahun 2011 yang telah ditetapkan oleh pemkab Kudus, bahwa untuk motor adalah sebesar Rp 500 dan mobil Rp 1.000 dan itu berlaku pada semua area tempat parkir, diantaranya seputar pasar Kliwon, Matahari dan Ramayana,” ujarnya.

“Kalau terjadi perselisihan karena tarif yang melenceng dari aturan perda, hal ini karena parkir tersebut liar dan  tidak menerapkan perda yang ada, sehingga apabila parkir liar tidak bisa kita tertibkan maka saya mengharapkan Kita membentuk tim gabungan Polres dan Satpol PP untuk melaksanakan operasi parkir liar tersebut” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Rapat koordinasi lintas sektoral ini diselenggarakan dalam rangka menyamakan langkah antisipasi terhadap kerawanan kriminalitas maupun laka lalin selama menjelang , pada saat dan setelah pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1437 H dihadapkan pada kebiasaan masyarakat yang melaksanakan mudik ke daerah asalnya sehingga dapat meminimalkan tindak kriminalitas maupun laka lantas yang terjadi (YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :