Ternyata Ini Motif Begal di Jalan Lingkar Utara Kudus

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal Polres Kudus berhasil membekuk tujuh terduga pelaku begal sadis, yang beraksi di Jalan Lingkar Utara Kudus belum lama ini. Para terduga pelaku yang tak segan melukai korbannya ini diketahui masih di bawa umur semua.

“Kami amankan tujuh terduga pelaku di tempat berbeda. Ada yang di rumahnya, ada yang di rumah saudaranya,” kata Kasatreskrim Polres Kudus AKP Rismanto dalam jumpa pers di Mapolres Kudus, Sabtu (6/4/2019).

Dijelaskan Rismanto, dari hasil penyidikan para tersangka mengaku melakukan begal untuk bersenang-senang. Barang hasil curian berupa sepeda motor Suzuki Satria FU tidak dijual, melainkan untuk digunakan sebagai inventaris kelompok dan digunakan secara bergantian.

TRENDING :  Nekat Nyuri di Pondok, Pemuda Asal Undaan Kudus Terancam Lima Tahun Penjara

Dalam memilih korban, lanjut Rismanto, para terduga pelaku memilih korban secara acak. “Tidak ada perencanaan siapa yang akan dibegal. Murni dipilih secara acak,” tandasnya.

Selain itu sebelum beraksi terlebih dahulu tersangka mengonsumsi minuman keras. Ditambahkan, aksi ini bukan kali pertama dilakukan, sebelumnya juga ada tersangkan yang melakukan pembacokan di Kudus, tapi korbannya tidak melapor.

Bahkan sehari sebelumnya dua tersangka juga melakukan penjambretan di tempat yang berbeda. Rismanto menambahkan, ketika beraksi tersangka yang berjumlah sembilan orang mengendarai empat sepeda motor.

Tersangka melukai korban menggunakan sabit yang dibacokkan ke kepala dan punggung korban. “Usai melukai korbannya, para tersangka kemudian pergi dari lokasi,” imbuhnya.

Kronologi terjadinya pembegalan bermula saat korban yang bernama Jalaludin Muhammad Akbar, waega Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, hendak mengantar pulang pacarnya dengan mengendarai motor sendiri-sendiri.

TRENDING :  Program Safety Riding Ciptakan Agen Pelopor Keselamatan Berlalulintas

Sampai di tempat kejadian korban dikejar dan dipepet sembilan tersangka yang melaju dari arah berlawanan. “Tersangka dari arah berlawan. Mengetahui ada calon korban, sembilan tersangka memutar arah mengejar korban,” terangnya.

Seketika itu pula tersangka melakukan penganiayaan dengan cara dipukul dan melukai korban dengan menggunakan sabit, kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban. Sedangkan korban ditinggal begitu saja, sementara pacar korban berhasil melarikan diri mencari bantuan.

Tak berselang lama personel dari Polsek Bae melintas di lokasi saat patroli, yang kemudian melarikan korban ke rumah sakit. Kini korban masih menjalani perawatan.

TRENDING :  Makin Kondusif, Kriminalitas di Kudus Turun 17,12 Persen

Dua tersangka masih kini masih dalam pengejaran. “Kami berharap agar segera menyerahkan diri karena identitas sudah diketahui,” tukasnya.

Tersangka dijerat pasal berlapis, menggunakan pasal Pencurian dengan Kekerasan pasal 365 ayat 2 KUHP, diancam 12 tahun penjara. Selain itu juga dijerat UU Perlindungan Anak pasal 80 ayat 2 UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002, dengan ancaman pidana 5 tahun.

“Ini juga kita lapis sesuai dengan peran masing-masing dengan Pasal 55 dan 56 KUHP. Ada yang turut serta membantu ada juga yg memberikan kesempatan untuk melakukan tindak pidana,” pungkasnya. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :