Kudus, isknews.com – Polemik berkepanjangan terkait tudingan ketua ASKAB PSSI Kudus, Daniel Budi Sampoerna bahwa eks manajemen Persiku 2021 belum pernah menyerahkan RAB dan LPJ kegiatan selama Musim kompetisi Liga 3 Jawa Tengah 2021 dalam setiap kesempatan ditanya oleh awak media.
Menjawab hal tersebut, eks sekretaris Persiku 2021 Abdullah Zaim membantah keras bahwa pihaknya tidak pernah menyerahkan RAB dan LPJ seperti dimaksud.
“Bahkan untuk RAB saya serahkan bersama eks manajer sendiri awal Bulan Juli tahun lalu dirumahnya ketua ASKAB (rumah Daniel-red), begitu juga dengan LPJ, yang juga sempat diserahkan oleh bendahara dan Humas di tempat yang sama, karena ASKAB memang belum memiliki kantor,” ujar dia, Selasa (12/07/2022).
Memang diakuinya Daniel sempat pernah menolak LPJ yang diserahkan kepihaknya akibat belum ditandatanganinya berkas LPJ Tersebut.
“Namun kemudian telah kami revisi dikemudian hari dan diserahkan kembali ke pihak ASKAB, LPJ yang telah kami tandatangani bersama seluruh anggota Tim Manajemen kala itu, dan sudah diterima beliau melalui Bendaharanya mbak Phasa,” tambahnya.

Hanya saja diakuinya, semua itu dia tidak pernah meminta tanda terima dari pihak Daniel maupun ASKAB.
Dikatakan oleh Zaim, pihaknya cukup legowo, dan kembali menyerahkan LPJ kepada pihak ASKAB dan KONI Kabupaten Kudus.
“Hari ini kami telah serahkan LPJ kepada Humas KONI Kudus bapak Sunarto dan Sekretaris ASKAB PSSI Kudus, bapak Nur Ahmad berkas LPJ Persiku 2021. Sementara lembar data dukung yang jumlahnya sekantung besar masih ada di kami, nanti pada saat dibutuhkan untuk verifikasi kami siap antarkan,” terangnya, Selasa (12/07/2022).
Sementara dari pihak KONI Kudus yang diterima oleh humasnya Sunarto menyampaikan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Plt Ketua KONI (Karena ketua KONI sedang melaksanakan ibadah haji) dan memeperoleh lampu hijau untuk diperkenankan menerima berkas LPJ dari eks manajemen Persiku dana akan disampaikan kepada ketua KONI nantinya.
“Sesungguhnya terkait penggantian anggaran kegiatan, semua itu akan mudah dan bisa dibicarakan bila kita semua punya goodwill. Apalagi saya lihat kan memang manajemen yang lama sudah melaksanakan kegiatannya dengan segala infrastruktur baik pemain-pelatih dan semua pembeayaan yang keluar dalam kompetisi kemarin,” kata Sunarto.
Tak hanya kepada Humas KONI, LPJ juga telah kami sampaikan kepada sekretaris ASKAB Kudus Nur Ahmad yang ditandatangani tanda terimanya langsung oleh yang bersangkutan.
Seperti diketahui, menjelang Liga 3 Jawa Tengah tahun 2022, manajemen Persiku kini telah berganti personil dan timnya. Namun hingga kini pihak eks manajemen lama belum memperoleh penggantian dana sepeserpun dari pihak KONI Kudus atas pembeayaan kegiatan selama ini.
Terkait tak kunjung cairnya dana operasional manajemen 2021, pihak eks manajemen Persiku telah berkirim surat kepada Kemenpora, Asprov PSSI Jawa Tengah, Bupati dan ketua DPRD terkait hal tersebut.
“Kami mengadukan lambannya proses pencairan, setelah sebelumnya sempat dijanjikan dalam APBD murni, dan kini juga belum ada tanda-tanda akan dianggarkan pada APBD Perubahan,” kata Zaim. (YM/YM)











