Thiwul Jadul Sumilah: Jajanan Jadul Bikin Anak Muda Jatuh Cinta

oleh -53 Dilihat

Kudus, isknews.com – Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, terdapat sebuah usaha jajanan tradisional yang terus bertahan di tengah arus makanan modern dan serba instan. Thiwul Jadul Mbah Sumilah, UMKM lokal yang menyajikan olahan tiwul dan getuk khas rumahan dengan bahan-bahan alami dan cita rasa tempo dulu, Selasa (24/6/2025).

Usaha ini bermula dari sang ibu, Mbah Sumilah, yang kemudian diteruskan oleh sang anak. Awalnya, usaha ini hanya memproduksi olahan tiwul saja, namun kini telah menambah beberapa varian jajanan tradisional lainnya seperti getuk, senteling, puli, dan gendar mata sapi.

Pengelola Thiwul Jadul Mbah Sumilah menjelaskan bahwa ingin terus menjaga jajanan tradisional agar tidak terlupakan serta untuk menaikkan kembali pamor jajanan tradisional yang lebih menyehatkan. “Kami ingin menawarkan yang alami, yang 100% menggunakan bahan yang real food,” ujarnya.

Produknya dibuat segar setiap hari, tanpa pengawet atau pemanis buatan. Dalam sehari, UMKM ini bisa memproduksi hingga 100 porsi, namun untuk hari Minggu produksi meningkat hingga tiga sampai empat kali lipat karena mereka aktif buka di Taman Djarum OASIS setiap Minggu pagi.

Meski produksinya masih dilakukan secara manual tanpa bantuan mesin, Thiwul Jadul Mbah Sumilah memiliki pelanggan setia dari berbagai kalangan usia. “Tantangan kami justru ada di proses produksinya. Sebab semua masih dikerjakan secara manual dan hanya dibantu oleh keluarga,” ungkapnya.

Pengelola berharap usaha ini bisa konsisten dan berkembang, serta menjadi inspirasi untuk pelaku UMKM lainnya. “Jajanan tradisional tak hanya bisa bertahan, tetapi juga bisa dicintai lintas generasi,” tutupnya penuh harap. (Dita)

KOMENTAR SEDULUR ISK :