Tim PPK Ormawa UMK Melaju ke Ajang Nasional Abdidaya Ormawa 2024

oleh -149 Dilihat
Foto: Dok. ist.

Kudus, isknews.com – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Muria Kudus (UMK) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Pelaksana PPK Ormawa Student Entrepreneurship Center (SEC) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMK sukses lolos seleksi untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi Abdidaya Ormawa 2024.

Abdidaya Ormawa merupakan kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) untuk menilai kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan dan pengabdian masyarakat. Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP) PPK Ormawa dan Visitasi Program akan dilangsungkan di Universitas Udayana, Bali, pada 7-9 November 2024.

Ketua Tim Pelaksana, Muhammad Bareza Athoillah, menjelaskan bahwa proposal yang diusung timnya bertajuk “Pengembangan Potensi Kebun Nanas Nusantara (SIBUNATA) sebagai Desa Wirausaha untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Pedawang.”

Program SIBUNATA mengintegrasikan budidaya, pengolahan, dan pemasaran nanas sebagai komoditas utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Desa Pedawang.

“Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui peningkatan potensi lokal. Melalui SIBUNATA, kami berharap dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan warga Desa Pedawang,” tutur Bareza.

Menurut mahasiswa jurusan Manajemen ini, Abdidaya Ormawa memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dan berbagi pengalaman dengan organisasi kemahasiswaan lainnya, memperluas wawasan, serta memperdalam praktik nyata pengabdian masyarakat.

Selain mengapresiasi mahasiswa, ajang ini juga menghargai peran dosen pembimbing dan mitra dalam menunjang keberhasilan program. Bareza menambahkan, “Ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk belajar sebagai agen perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat.”

Program SIBUNATA tidak hanya bertujuan memperkuat ekonomi desa, tetapi juga diharapkan menjadi model inspiratif bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi wirausaha berbasis komoditas lokal. Keberhasilan ini merupakan bukti komitmen UMK dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa serta kontribusi mereka bagi masyarakat sekitar.

“Melalui inisiatif ini, UMK berharap dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan,” pungkas Bareza, penuh optimisme. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.