Bupati Kudus: Ekosistem Pendidikan Adaptif Jadi Kunci Kemajuan Daerah

oleh -10 Dilihat
Foto: Diskominfo Kudus

Kudus, isknews.com – Penguatan ekosistem pendidikan yang adaptif dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah. Hal itu disampaikan Bupati Kudus Samani Intakoris saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di SMP 2 Jekulo, Sabtu (2/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati hadir bersama jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, serta Bunda Literasi Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kudus berkomitmen untuk terus mendampingi para pendidik dan peserta didik dalam mewujudkan sistem pendidikan yang unggul, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Pada kesempatan itu, Bupati juga membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, yang menekankan arah kebijakan pendidikan nasional ke depan. Usai upacara, ia menjelaskan bahwa pesan tersebut selaras dengan langkah yang tengah ditempuh di daerah.

Menurutnya, pendekatan pembelajaran berbasis Deep Learning dengan nilai Asah, Asih, dan Asuh menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter siswa. Selain itu, dorongan digitalisasi sekolah serta peningkatan kesejahteraan guru melalui program sertifikasi juga harus diiringi dengan penciptaan lingkungan sekolah yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

Lebih lanjut, Bupati Samani mengungkapkan bahwa Pemkab Kudus sedang merancang berbagai strategi untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang lebih adaptif. Di antaranya melalui program pertukaran pelajar dan guru, advokasi tenaga pendidik, hingga peningkatan sarana pendukung berbasis digital.

Ia juga memastikan bahwa dukungan terhadap tenaga pendidik terus ditingkatkan, termasuk melalui optimalisasi Tunjangan Kinerja Guru Swasta (TKGS). Upaya ini dilakukan agar seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta, dapat memberikan layanan yang setara dan berkualitas.

Capaian pendidikan di Kabupaten Kudus pun mendapat apresiasi dari Bupati. Ia menyebut sejumlah sekolah di daerahnya mampu menorehkan prestasi di tingkat provinsi hingga nasional, sebagai bukti nyata kualitas pendidikan yang terus berkembang.

“Prestasi ini tidak lepas dari kerja keras semua pihak. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan agar capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Langkah ini menjadi komitmen bersama untuk memastikan proses penerimaan peserta didik berjalan secara transparan, objektif, dan akuntabel. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :