KUDUS, ISKNEWS.COM – Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menegaskan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sasaran utama program kali ini adalah betonisasi jalan, disertai pembangunan jembatan yang akan menghubungkan akses antarwilayah.
“Utamanya jalan betonisasi. Selain itu, di Rejosari ini juga sedang dibangun jembatan yang menghubungkan akses antarwilayah. Jalannya sudah ada, tetapi jembatannya belum, sehingga nanti akan semakin mempermudah mobilitas masyarakat,” kata Yuusufa usai pembukaan TMMD, Rabu (15/7/2026).
Ia menambahkan, pelaksanaan TMMD kali ini juga melibatkan mahasiswa yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN).
“Kami juga melibatkan adik-adik mahasiswa KKN supaya bisa menularkan ilmunya kepada masyarakat, sekaligus belajar bagaimana kehidupan masyarakat desa dalam membangun negeri,” ujarnya.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III secara resmi dibuka oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.
Kegiatan akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan dukungan anggaran sebesar Rp593.755.500 yang bersumber dari APBD Kabupaten Kudus dan APBD Provinsi Jawa Tengah.
Sasaran fisik program berupa betonisasi jalan sepanjang 450 meter di Desa Rejosari.
Selain itu, TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kesiapsiagaan bencana.
Dalam sambutannya, Sam’ani menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang selama ini konsisten membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Kudus.
Menurutnya, TMMD menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa.
“TMMD Sengkuyung merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan nasional. Program ini menjadi simbol semangat gotong royong dan kolaborasi untuk membangun desa yang semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Sam’ani berharap pembangunan infrastruktur yang dikerjakan melalui TMMD mampu meningkatkan aksesibilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan nonfisik yang dilaksanakan selama program berlangsung.
Usai pembukaan, Sam’ani memastikan Pemerintah Kabupaten Kudus akan terus mendukung pelaksanaan TMMD dan melanjutkan kerja sama pembangunan dengan TNI, termasuk penyelesaian akses Jalan Rahtawu–Ternadi secara bertahap.
“Hari ini kita membuka TMMD Sengkuyung Tahap III 2026. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0722/Kudus yang selama ini berhasil melaksanakan program TMMD. Pembangunan jalan ini memberikan akses dan mobilitas kepada masyarakat sehingga meningkatkan perekonomian, mendukung pendidikan, kegiatan sosial, hingga keagamaan. Ke depan, kami juga akan terus melanjutkan pembangunan akses jalan dan jembatan bersama TNI agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” pungkas Sam’ani.











