Travelling Jadi Kegiatan Edukatif Bagi Anak Palang Merah Remaja

oleh -177 Dilihat
Foto: Sejumlah peserta travelling terlihat antusias menunggu giliran menyelesaikan setiap tantangan yang ada di Pos Dua, SMA Negeri 1 Kudus, Minggu (18-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Jika berbicara mengenai kegiatan travelling, maka akan terlintas sebuah perjalanan yang seru dan penuh tantangan. Akan tetapi hal tersebut sedikit berbeda dengan kegiatan travelling satu ini, yang dikemas lebih edukatif.

Dalam kegiatan travelling yang dilakukan oleh anggota Palang Merah Remaja (PMR) se-Jawa Tengah ini, lebih mengandalkan kemampuan menyelesikan masalah dan jiwa kemanusiaan.

“Kegiatan travelling yang diikuti oleh 50 sekolah, dari berbagai jenjang pendidikan dari SD, SMP dan SMA se-Jawa Tengah tersebut berlangsung meriah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menyongsong peringatan hari Palang Merah sedunia yang jatuh pada tanggal 8 Mei mendatang,” kata Ketua Panitia, Satria Bayu Aji, Minggu (18-03-2018).

Tujuan dari lomba ini untuk mengasah jiwa kemanusiaan dan kemampuan anggota PMR. Namun tak hanya itu, kegiatan tersebut ditujukan sebagai upaya untuk mencari bibit relawan yang unggul.

Foto: Sejumlah peserta travelling terlihat antusias menunggu giliran menyelesaikan setiap tantangan yang ada di Pos Dua, SMA Negeri 1 Kudus, Minggu (18-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Satria menjelaskan, jika lomba tersebut dilakukan secara berkelompok yang terdiri dari tiga peserta. setiap kelompok dari masing-masing sekolah, diharuskan mengunjungi beberapa pos yang telah di tentukan.

Dari setiap pos tersebut, peserta akan dihadapkan pada permasalahan yang berkaitan dengan PMR. Pos pertama bertemakan donor darah, Pos kedua bertema kepalang merahaan dan kepemimpinan. Sedangkan pos tiga, bertema siaga bencana.

“Untuk melewati setiap pos tersebut, peserta harus menjawab serangkaian pertanyaan dan game. Dari pertanyaan dan game tersebut akan dinilai tingkat pemahaman dan ketangkasan peserta, yang nantinya digunakan untuk menentukan juara,” tuturnya.

Kegiatan ini disambut hangat oleh peserta. Sejumlah peserta terlihat begitu antusias dalam menyelesaikan setiap tantangan dari masing-masing pos.

Foto: Sejumlah peserta travelling terlihat antusias menunggu giliran menyelesaikan setiap tantangan yang ada di Pos Dua, SMA Negeri 1 Kudus, Minggu (18-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Seperti yang diungkapkan oleh Nurul Aisyah, peserta asal MAN 1 Semarang, yang isknews.com temui di pos pertama lomba ini. Aisyah, sapaan karibnya, mengatakan jika dirinya begitu antusias mengikuti kegiatan travelling, lantaran kegiatan tersebut dinilainya menantang dan edukatif.

“Dari kegiatan travelling ini peserta dapat mengasah pengetahuannya perihal kepalang merahan dan meningkatkan rasa kemanusiaan. Satu sisi, kegiatan tersebut secara tidak langsung melatih kerjasama antar anggota kelompok dalam menyelesaikan suatu permasalahan,” kata Aisyah.

Imbuhnya, “Nantinya kita akan dihadapkan pada sebuah keadaan seperti bencana. Dalam aksi kemanusiaan tersebut, kita dituntut untuk dapat bekerjasama dengan semua elemen dalam menangani masalah tersebut. Dan kegiatan ini menjadi sebuah ajang untuk mengasah skill dan kerjasama kita.” pungkasnya (NNC/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :