Wisuda ke-76 UMK, 862 Mahasiswa Resmi Lulus dan Siap Berkontribusi untuk Negeri

oleh -3 Dilihat
Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si. berfoto bersama para wisudawan usai prosesi Wisuda ke-76 Periode I Tahun 2026 di Auditorium UMK, sebagai simbol kebersamaan dan pelepasan lulusan yang siap berkontribusi untuk negeri. (Foto: UMK)

Kudus, isknews.com – Universitas Muria Kudus (UMK) kembali meluluskan ratusan mahasiswanya dalam Wisuda ke-76 Periode I Tahun 2026. Sebanyak 862 mahasiswa dinyatakan resmi menyelesaikan studi dan siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara melalui berbagai bidang keilmuan yang telah ditempuh.

Prosesi wisuda digelar secara khidmat di Auditorium UMK selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 6–7 Mei 2026, dengan mengusung tema “Kampus Unggul, Lulusan Berdampak di Masyarakat”. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memulai peran baru di tengah masyarakat.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UMK, Prof. Dr. Ir. Endang Dewi Murrinie, M.P., dalam laporannya menyampaikan bahwa total lulusan pada periode ini mencapai 862 mahasiswa. Sementara itu, jumlah peserta wisuda yang mengikuti prosesi tercatat sebanyak 864 orang, termasuk dua lulusan dari periode sebelumnya. Adapun dua lulusan periode ini tidak dapat hadir karena tengah menunaikan ibadah haji.

Pada hari pertama pelaksanaan, Rabu (6/5), sebanyak 424 wisudawan mengikuti prosesi. Rinciannya meliputi Program Pascasarjana (S2) sebanyak 138 lulusan dari program studi Manajemen, Ilmu Hukum, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Selain itu, Fakultas Teknik (S1) meluluskan 218 mahasiswa dari berbagai program studi, serta Fakultas Psikologi (S1) sebanyak 68 lulusan. Sisanya dijadwalkan mengikuti wisuda pada hari kedua.

Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si., menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi bukti nyata keberhasilan proses pendidikan yang dijalankan kampus. Ia menekankan bahwa UMK terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata di masyarakat.

Menurutnya, hingga saat ini UMK telah menghasilkan lebih dari 40 ribu alumni yang tersebar di berbagai bidang, mulai dari jenjang diploma hingga pascasarjana, termasuk program pendidikan profesi guru. Hal tersebut menunjukkan konsistensi UMK dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., turut memberikan apresiasi atas capaian UMK. Ia menilai perguruan tinggi tersebut memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan partisipasi pendidikan tinggi di Jawa Tengah.

Ia juga berpesan agar para lulusan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta terus meningkatkan kemampuan non-akademik. Menurutnya, kombinasi antara kompetensi keilmuan dan soft skills menjadi kunci untuk tetap relevan di dunia kerja yang dinamis.

Sementara itu, Bupati Kudus, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., yang hadir bersama jajaran Forkopimda, menyampaikan harapannya agar lulusan UMK dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah. Ia mendorong para wisudawan untuk menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

Ia menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan, khususnya dalam memperkuat sektor ekonomi dan sosial di Kabupaten Kudus.

Dalam prosesi tersebut, UMK juga memberikan penghargaan kepada sejumlah lulusan terbaik. Dari jenjang Pascasarjana, Atiqa Yuanita Ana Budiasih (S2 Ilmu Hukum), Sri Utaminingsih (S2 Pendidikan Dasar), dan Rosiana (S2 Pendidikan Bahasa Inggris) berhasil meraih indeks prestasi kumulatif sempurna 4,00 dengan predikat cumlaude.

Sementara dari jenjang Sarjana, Ananda Nuril Wahyuni dari Program Studi Teknik Informatika mencatatkan IPK 3,97, serta Azmi Luthfia dari Program Studi Psikologi dengan IPK 3,96. Keduanya menjadi lulusan terbaik di program studi masing-masing.

Wisuda ini menjadi awal langkah baru bagi para lulusan UMK untuk mengabdikan ilmu yang telah diperoleh, sekaligus memperkuat peran sebagai agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :