Tuntas Di Cor, Akses Jembatan Tanggulangin Tepat Diatas Kali Wulan

oleh -324 Dilihat
Suasana saat pengecoran akses jembatan diatas sungai Wulan (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Setelah beberapa saat sempat tertunda akhirnya pekerjaan pengecoran pada ruas jembatan tepat di atas akses penghubung Sungai Wulan kini telah dilaksanakan. Penundaan pekerjaan pengecoran sebagai tahapan akhir pembangunan Jembatan Tanggulangin C (Demak-Kudus) terpaksa di lakukan akibat adanya perubahan skenario dengan menyelesaikan pekerjaan pengerasan landasan terlebih dahulu.

Hal itu disampaikan oleh Humas PT Duta Mas Indah, Teddy Rahman, saat di temui menjelang pelaksanaan pekerjaan pengecoran di lokasi proyek, Jumat (03/05/2019). Kami harus menyelesaikan pengerjaan pemasangan besi pada lantai jembatan terlebih dahulu, dengan pertimbangan agar lebih cepat selesai dan kering secara teknis.

“Setelah hari ini dinyatakan selesai dilakukan pemasangan pot bearing atau dudukan jembatan, jadi kami membalik proses pengecoran. Dulu kan prosesnya setelah pembesian terus dilakukan pengecoran. Namun kali ini kami melakukan pemasangan dudukan pada jembatan terlebih dahulu, itulah makanya jadwal pekerjaan pengecoran agak tertunda,” katanya.

Kini pekerjaan pengecoran dengan  530 kubik adonan cor telah  dituangkan pada akses penghubung di atas Sungai Wulan tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Underpass Karangsawah dan Jembatan Kolonel Sunandar III Alik Mustaqim, yang pada saat pengecoran ada di lokasi, menyatakan pengecoran ini butuh waktu 30 jam tanpa boleh putus.

Ketika pengecoran berlangsung, dua pompa cor beton dijalankan di sisi kanan dan kiri jembatan. Satu pompa dari sisi Demak akan bergerak ke arah Kudus.

”Dan titik temunya di tengah-tengah jembatan,” imbuhnya. Jembatan Tanggulangin C diperkirakan dapat menahan beban hingga 5000 ton lebih.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Underpass Karangsawah dan Jembatan Kolonel Sunandar III Alik Mustaqim memeriksa kondisi jembatan jelang pengecoran (Foto: YM)

Satu tiang pancang dapat menahan beban hingga 150 ton. Girder atau rangka penopang menjadi tumpuan utama penahan beban tengah. ”Sehingga diperkirakan bertahan sampai 100 tahun,” jelasnya.

Setelah pengecoran dituntaskan, dilanjutkan pengaspalan. Bila semua tahapan diselesaikan, segera dipersiapkan loading test atau uji beban. Uji beban digelar 3 Mei hingga 4 Mei mendatang.

Loading test melibatkan berbagai macam kendaraan dengan variasi beban yang berbedabeda. Beban di atas jembatan dimaksimalkan untuk mengetahui kekuatan jembatan.

Humas PT Duta Mas Indah, Teddy Rahman, saat memeriksa kesiapan infrastruktur jelang pengecoran (Foto: YM)

”Jadi beban atau kendaraan akan berhenti di jembatan, dari titik awal hingga titik akhir,” paparnya. Bila sudah jadi, Jembatan Tanggulangin C sepanjang 600 meter diperkirakan akan menjadi yang terpanjang di Jawa Tengah.

Keberadaan jembatan di atas Sungai Wulan juga akan menjadi salah satu ikon infrastruktur di Kota Keretek. Pembangunan jembatan dimulai setelah dikeluarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21 Desember 2017. Penuntasan diharapkan dicapai pada H-14 Lebaran. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.