Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Berhasil Luluskan 12 Wartawan

oleh -971 kali dibaca

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diikuti 14 peserta di Kabupaten Pati 7 sampai 8 Juli 2017 di Ruang Pragola Setda Pati berhasil meluluskan 12 wartawan kompetensi. Dari 12 yang lulus satu diantaranya adalah wartawan isknews.com.

UKW yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah yang berkerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pati, berjumlah 14 peserta terdiri dari Wartawan Cetak, TV, Online dan Radio serta diikuti oleh 12 journalis yang berasal dari wilayah Pati dan dua dari Journalis Semarang.
Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Sasongko Tejo yang juga menjadi asesor mengatakan, dari 14 peserta UKW yang terdiri dari 12 wartawan Pati dan 2 wartawan Semarang. Hanya 2 wartawan Pati yang dinyatakan belum kompeten.

“Setiap wartawan wajib memenuhi standar kompetensi sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Pers. Sebagai bukti telah memenuhi standar kompetensi tersebut, maka seorang wartawan harus mengikuti dan dinyatakan lulus Uji Kompetensi Wartawan,” ungkapnya saat penutupan UKW di Ruang Pragola Sekda Pati.
Lanjutnya, uji kompetensi wartawan ini penting. Selain untuk meningkatkan profesionalisme wartawan, juga untuk melindungi kepentingan publik. Kedepan, narasumber boleh menolak wawancara wartawan yang belum lulus UKW.

“Karena itu kita mengharapkan seluruh wartawan agar mengikuti UKW supaya jelas dan dinyatakan memenuhi standar kompetensi wartawan sesuai peraturan Dewan Pers,” imbuhnya.
Dalam UKW tersebut, lanjutnya para peserta mendapatkan Sembilan meteri ujian. Diantaranya adalah melakukan rapat redaksi, mengusulkan liputan, menyiapkan isi rubrik, wawancara tatap muka, wawancara doorstop, mencari bahan liputan terjadwal, menulis berita, menyunting berita dan yang terakhir adalah fasilitas jejaring.

“Sembilan materi tersebut adalah untuk para wartawan muda. Atau wartawan yang belum pernah mengikuti uji kompetensi wartawan sebelumnya,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta UKW, Nugroho mengungkapkan, selain menguji kompetensi sebagai jurnalis, dalam UKW tersebut dirinya pun mendapat banyak ilmu.

“Kedepan pemerintah kabupaten diharapkan mengalokasikan anggaran lebih besar agar jumlah peserta UKW lebih banyak. Mengingat wartawan yang professional akan lebih membantu dalam membangun daerah berkembang lebih baik,” harapnya. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.