UMKU Bersama Universitas Taiwan dan Manila Sukses Gelar Webinar Internasional

oleh -490 kali dibaca
Rektor UMKU Rusnoto, SKM, M.Kes. (Epid) saat memberikan sambutan pembukaan International Webinar tentang “Stunting And Tuberculosis: Nursing Perspective” (Foto: istimewa)

 

Kudus, isknews.com – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) kembali adakan webinar internasional seri pertama, yang mengusung tema  “Stunting And Tuberculosis: Nursing Perspective”. Webinar keperawatan yang diselenggarakan secara virtual ini  bekerja sama dengan National Taipei University of Nursing and Health Science (NTUNHS), Taiwan dan Centro Escolar University, Manila, Sabtu (26/06/2021).

Rektor UMKU, Rusnoto, SKM, M.Kes. (Epid)  yang juga speaker dalam materi bagaimana tuberculosis di Indonesia, saat membuka kegiatan ini  menyampaikan jika kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi kerjasama dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Universitas Muhammadiyah Kudus (Indonesia) dengan Universitas Taiwan dan Manila.

“Tahun ini, UMKU menyelenggarakan rangkaian Webinar Internasional dari bulan Juni hingga Agustus, yang terbagi menjadi beberapa sesi, sesi pertama yakni Webinar Internasional Keperawatan (Part 1, sesi ini), sesi kedua yakni Webinar internasional Farmasi; sesi ketiga Webinar internasional kebidanan, dan sesi terakhir tentang Webinar Internasional Keperawatan (Part 2). Dimana disetiap pelaksanaan sesi webinar diikuti oleh 4 negara, diantaranya Philiphina, Malaysia, Taiwan dan Indonesia,” terang rektor UMKU.

Dalam forum yang sama, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd selaku Atdikbud KBRI di Manila menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh UMKU dengan perguruan tinggi di Manila. Ia mengungkapkan bahwa akan siap sedia untuk memfasilitasi kerjasama dengan perguruan tinggi  yang ada di Manila dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sementara Anny Rosiana Masitoh, yang juga ketua pelaksana Internasional Webinar tersebut menyampaikan dalam Webinar International ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun dengan perguruan tinggi yang telah kerjasama dan MoU.

Suasana foto tangkapan layar usai pelaksanaan webinar international UMKU Sesi 1 (Foto:istimewa)

“Kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari MoU yang telah disepakati, Anny menyatakan bahwa ini merupakan kegiatan awal dan berharap ada kegiatan tindak lanjut yakni kegiatan joint, research, student exchange, lecturer exchange,” kata Anny yang juga Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Humas Alumni dan Kerjasama UMKU.

Menurut dia Webinar kali ini menghadirkan menghadirkan pembicara dari Taiwan, Manila dan Indonesia, yakni Prof. Tsae-Jyy (Tiffany) Wang, Ph.D., R.N., APRN dari National Taipei University of Nursing and Health Science (NTUNHS) Taiwan, Earl Francis R. Sumile, Ph.D. dari Centro Escolar University, Manila,  Prof. Bhisma Murti, dr. MPH., MSc., Ph.D dari Universitas Sebelas Maret, Indonesia serta Indanah, M.Kep.Sp.Kep.An (Master of Nursing Pediatric Nurse Specialist) Dean Health Science Faculty University of Muhammadiyah Kudus, Indonesia.

Pembicara pertama, Earl Francis R. Sumile, Ph.D. Centro Escolar University, Manila. membahas mengenai “Tb And Malnutrition: Causation Or Association?”, dalam materinya ia  mengupas dengan detail mengenai permasalahan TB secara global baik dari faktor, penyebabnya, dan bagaimana pencegahannya.

Pembicara kedua Prof. Tsae-Jyy (Tiffany) Wang, Ph.D., R.N., APRN. National Taipei University of Nursing and Health Science (NTUNHS) Taiwan. Ia membahas tentang “Respiratory Diseases Nursing Care”. Dalam penjelasannya, Secara global (per-18 Juni 2021), lebih dari 177 juta kasus terkonfirmasi COVID-19 termasuk lebih dari 3,8 juta kematian. Oleh karena itu dari kasus Covid-19, angka kematian sangatlah tinggi.

Pembicara ketiga Prof. Bhisma Murti, dr. MPH., MSc., Ph.D. Universitas Sebelas Maret, Indonesia membahas tentang “Stunting and Community Nursing” dan pada sesi terakhir, Indanah, M.Kep.Sp.Kep.An (Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kudus, Indonesia).

Sedangkan pembicara keempat menyampaikan tentang “The importance of preventing stunting”. Pada topik ini dibahas tingginya angka stunting di Indonesia sehingga perlu penanganan yang komprehensif melalui pemberian asupan nutrisi yang baik, memaksimalkan media promosi kesehatan mengenai edukasi nutrisi, dan komitmen pemerintah terhadap kebijakan dan program mengenai penanganan stunting.

Peserta webinar tampak antusias pada sesi tanya jawab, pertanyaan didominasi perihal Tuberculosis, stunting dikaitkan dengan Covid -19, pertanyaan-pertanyaan tersebut sangat menarik karena menanyakan kondisi di Taiwan, Manila tentang penanganan dan vaksinasi yang telah dilakukan.

“Melalui kegiatan seminar ini dapat meningkatkan pengetahuan tenaga Kesehatan khususnya pada peserta tentang stunting dan tuberculosis di Taiwan, Manila dan Indonesia,” tandas Anny. (YM/YM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.