UNBK SMA Sederajat, Soal Matematika Ada Bentuk Esai

oleh -207 Dilihat
Foto: Terlihat para siswa sedang duduk-duduk sebelum memasuki ruang UNBK. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Hari kedua ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA Sederajat di Kabupaten Kudus berjalan baik. Seperti halnya yang terjadi di MA NU Miftahul Ulum Loram Kulon Kecamatan Jati Kudus.

Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Nahdhatul Ulama (MA NU) Miftahul Ulum, Misbachuddin saat ditemui isknews.com mengungkapkan dihari kedua pelaksanaan UNBK, di sekolahnya tidak ada hambatan, aman terkendali dan siswa tidak ada yang sakit. Terkait teknis, memang kami sudah melaksanakan latihan-latihan sebelumnya, “simulasi beberapa kali telah kami lakukan,” ujarnya.

Dikatakannya, Sedangkan untuk kehadiran para siswa, Alhamdulillah dihari kedua juga tidak ada yang absent, pihaknya memang menghimbau kepada siswanya untuk menjaga kesehatan selama ujian berlangsung, baik UNBK maupun USBN BK yang akan datang.

Disekolah yang Ia pimpin, terdapat 45 siswa yang tahun ini mengikuti UNBK, dibagi menjadi 2 sesi, diantaranya sesi pertama 23 siswa dan sesi kedua 22 siswa.

Para pelajar diharapkan untuk tenang dan rileks dalam mengerjakan soal. “Jangan panik dan tetap rileks. Kerjakan soal termudah terlebih dahulu,” pesannya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kalau siswa fokus ke soal yang sulit, maka akan habis. Sebab, siswa hanya diberikan waktu dua jam atau 120 menit saja. Hari kedua kali ini dengan mata pelajaran Matematika, terdapat 36 soal pilihan ganda dan 4 soal esai.

“Setiap soal harus dijawab semua meski tidak tahu jawabannya. Sebab, ada kemungkinan jika diisi dan benar akan mendapatkan poin nilai,” terangnya.

Menurutnya, meski matematika itu momok, tapi siswa tak perlu kuatir berlebihan. Sebab, matematika bukanlah hal satu-satunya menentukan kelulusan karena ada faktor nilai dari USBN dan UNBK. “Jadi sebelumnya kita minta siswa mengerjakan semua soal UNBK dengan baik,” cetusnya.

Siswa, sambungnya, diminta untuk menjaga kesehatan dan tidak bergadang pada malam harinya, supaya bisa fokus, enjoy dan percaya diri dalam mengerjakan soal. Suasana positif ini perlu dibangun agar para siswa itu tetap nyaman selama berjuang mulai Senin hingga Kamis mengerjakan UNBK.

Salah satu siswa MA NU Miftahul Ulum peserta UNBK, Vicky fendi saat ditemui isknews.com mengaku dalam mengerjakan soal-soal tidak ada hambatan selama dua hari ini, karena kami (para siswa, -Red) telah dipersiapkan pihak sekolah sebelumnya pada waktu simulasi.

Lain halnya dengan Muhammad Anik, Ia memsiasati dengan belajar latihan soal-soal di rumah, dan mengerjakan yang mudah dulu. “Meski tidak penentu kelulusan, namun ini menjadi kepuasan tersendiri jika nilai kami bagus, karena bisa mempengaruhi saat masuk ke jenjang universitas nanti,” jelasnya. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.