Uniknya Ritual Mengusir Roh Jahat di Desa Soneyan

oleh -426 Dilihat

Pati, isknews.com (Lintas Pati)  – Lestarikan kearifan lokal, masyarakat Dukuh Sumber, Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Pati, melangsungkan tradisi Lamporan, Kamis (05/10/2017) malam. Kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan Asyura (Muharram) itu sebagai simbol mengusir roh jahat pengganggu ternak.

“Tradisi ini sudah turun temurun sejak dahulu, ruwatan ini untuk mengusir roh jahat sekaligus tolak bala,” ungkap Kepala Desa Soneyan, Qodim kepada awak media.

Seiring perkembangan zaman, lanjut dia, ritual unik itu juga menampilkan berbagai bentuk kesenian lainnya. Misalnya, mengarak ogoh-ogoh yang melambangkan roh jahat.

“Lamporan ini dilaksanakan selama tujuh hari dengan cara berkeliling kampung, yang dimulai Sabtu Pon dan berakhir pada Jumat Wage,” terangnya.

Selain arak-arakan, imbuh Qodim, masyarakat juga membawa obor atau oncor dalam bahasa setempat untuk dibawa keliling kampung. Tujuannya, mengusir bentuk kejahatan yang menyelimuti desa.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat baik dengan tradisi ini. Besar harapan kami, budaya dari nenek moyang ini tetap lestari,” tuturnya.

Selain menjadi magnet bagi warga Desa Soneyan, tandas dia, kegiatan budaya itu juga menjadi tontonan yang menarik dari masyarakat luar daerah. Terbukti, ratusan penonton memadati setiap jalan-jalan yang dilalui rombongan ruwatan.

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.