Upaya Tingkatkan Kesejahteraan Desa Desa di Kudus dengan Optimalisasi BUMDes

oleh
Bupati Kudus saat meberikan arahannya pada pelatihan BUMDes di ruang pertemuan Oasis Djarum Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Salah satu cara agar desa lebih sejahtera, maju, dan profesional adalah dengan mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Guna mewujudkan BUMDes yang berkompeten dan sanggup melayani kebutuhan warganya, Djarum Foundation bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Kudus mengadakan pelatihan BUMDes Tahap Ketiga di Djarum Oasis, Senin (08/07/2019).

Bupati Kudus, HM Tamzil berpesan agar pengembangan BUMDes di Kudus dapat menyentuh sektor lingkungan. Pelatihan ini ditujukan untuk menggerakkan perekonomian di desa.

“Kami berharap masyarakat melakukan aktivitas ekonomi berbasis lingkungan. Seperti pembuatan bank sampah,” terangnya.

Dilanjutkannya, kedepan pihaknya berharap ada satu bank sampah di setiap BUMDes di Kabupaten Kudus. Tamzil mengatakan bahwa pihaknya akan mengujicobanya di Kecamatan Undaan.

“Konsepnya, nanti dua desa iuran sebesar Rp. 200 juta untuk pembuatan BUMDes bank sampah dan BUMDes berbasis lingkungan lainnya,” tandasnya.

TRENDING :  Cepu Percepat Selesaikan APBDes

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Kudus itu juga menyarankan agar Pemerintah Desa bisa membangun BUMDes pupuk kompos dan elpiji. Kedua BUMDes tersebut dinilainya potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Kudus

Salah satu cara agar desa lebih sejahtera, maju, dan profesional, desa harus mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Guna mewujudkan BUMDes yang berkompeten dan sanggup melayani kebutuhan warganya, Djarum Foundation bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Kudus mengadakan pelatihan BUMDes Tahap Ketiga di Djarum Oasis, Senin (8/7).

Mewakili Djarum Foundation, Purwono Nugroho mengatakan, pelatihan BUMDes di Kudus dilakukan secara bertahap. Pelatihan tahap pertama berlangsung pada 23 Mei 2019, pelatihan tahap kedua pada 24-27 Juni 2019, dan pelatihan tahap ketiga pada 8-12 Juli 2019. Meski begitu, pihaknya meyakinkan bahwa materi yang diberikan akan membentuk BUMDes semakin profesional.

TRENDING :  Lantik Anggota BPD di Kecamatan Jekulo, Gebog dan Dawe Bupati Tekankan Sinergi dengan Pemerintah Desa

“Bulan ini memasuki tahap ketiga. Sejak pelatihan pertama hingga saat ini, materi yang diberikan berkesinambungan terkait bagaimana pengelolaan BUMDes yang profesional,” katanya.

Sementara itu, Vice President Director PT. Djarum FX. Supanji mengaku PT. Djarum melalui Djarum Foundation ingin selalu berkontribusi bagi masyarakat. Pihaknya mencontohkan, Djarum Foundation telah melakukan bhakti pendidikan, bhakti pendidikan, bhakti budaya, dan lainnya. Pihaknya juga mendorong agar seluruh elemen di pemerintah kabupaten Kudus untuk gotong royong.

“Kuncinya cuma satu, kerjanya harus sama-sama. Jangan serakah bagilah kemakmuran. Jika semua gotong royong, maka saya yakin apa yang dicita-citakan akan berhasil. Jika hanya pemerintah yang bekerja tanpa ada partisipasi masyarakat, maka akan percuma,” jelasnya.

TRENDING :  Desa Tanggel Adakan Ujian Tertulis Calon Perangkat

Bupati Kudus H.M. Tamzil mengaku senang adanya pelatihan yang dilakukan Djarum Foundation. Pihaknya ingin agar ekonomi di desa maju dan dapat menyejahterakan masyarakat. Namun, bupati mengingatkan pentingnya kegiatan ekonomi yang berbasis lingkungan seperti adanya bank sampah di setiap desa.

“Pelatihan ini tentu untuk kepentingan kemajuan desa, tapi jangan lupa juga melibatkan lingkungan. Masyarakat tetap melakukan aktivitas ekonomi dengan menjaga lingkungan. Bank sampah harus dimaksimalkan,” terangnya.

Selain itu, bupati juga mencontohkan kegiatan ekonomi yang dapat dilakukan oleh BUMDes seperti pengecer pupuk kompos, berjualan LPG, dan lainnya. Nantinya, masyarakat tak perlu pergi ke luar daerah untuk kegiatan jual beli, namun dapat bertransaksi di BUMDes. “Yang jelas BUMDes harus melayani kebutuhan warga, jadi warga tidak perlu jauh ketika butuh sesuatu,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :