Update Corona RSUD Kudus: Minggu Kedatangan 5 Pasien, 1 Berstatus Pasien Dalam Pengawasan

oleh -238 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Aziz Achyar saat dikonfirmasi tentang update kedatangan pasien yang terindikasi corona mengakui bahwa, di hari Minggu kemarin (15/03/2020) RSUD Kudus telah menerima 5 orang pasien yang diperiksa karena memiliki gejala mirip corona.

Ditemui usai rapat koordinasi Kebijakan Strategis Penanganan Kasus Covid 19 di Kabupaten Kudus yang digelar di Command Center kompleks Pendopo Kudus, Aziz menjelaskan, bahwa dari 5 pasien yang diperiksa dua adalah rujukan dari rumah sakit diluar kota.

“Seorang pasien rujukan dari RSUD Rehatta Kayen Jepara, sedangkan yang satu lagi pasien rujukan dari RSUD Cepu Blora,'” ungkapnya, Senin (16/03/2020).

Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus, dr Aziz Achyar (foto: YM)

Sedangkan yang  3 pasien berikutnya adalah memang mandiri datang sendiri ke rumah sakit, karena merasa pernah berhubungan dengan orang tertentu. yang menurutnya memiliki potensi faktor resiko, sesuai riwayat perjalanan orang tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan intensif, ketiga pasien yang datang mandiri ini ternyata hanya masuk dalam katagori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Karena memang hasil rontgennya tidak mengarah pada Pnemonia,” tutur Aziz.

Sedang yang dua ini karena ketika dirujuk sudah disrertai hasil foto rontgen yang dikirim oleh rumah sakit asal, memang sudah menunjukkan gejala pneumonia.

“Maka ya langsung kita masukkan sebagai orang atau pasien dalam pengawasan (PDP), ” tutur Aziz.

Sebelumnya pihaknya memang sudah memperoleh kabar bahwa akan ada pasien yang datang dari Cepu dan Jepara serta satu lagi dari Mardi Rahayu Kudus.

“Hanya untuk yang dari Jepara dan Cepu, pasiennya sampai. Tapi yang dari Mardi Rahayu saya tidak tahu. Saya hanya dengar dari media katanya melarikan diri, tapi saya sendiri tidak tahu ceritanya dan saya tidak bisa komentar apapun tentang hal ini,” katanya.

Menurutnya, kemudian pihaknya melakukan rontgen ulang kepada dua pasien tersebut, perkembangan terbaru dari 2 pasien itu ternyata yang satu lebih pada Tubercolosis Paru  sehingga pihaknya cukup memasukkan kedalam bangsal khusus TBC.

Sementara satu pasien yang merupakan rujukan dari Jepara, menurut informasi dari sejumlah sumber berjenis kelamin perempuan dan berusia sekitar 36 tahun. Hingga kini masih ditempatkan di Ruang Instalasi Khusus.

“Sambil menunggu hasil uji laboratorium di Bakeslab Jakarta. Tadi pagi samplingnya sudah dikirim ke Jakarta oleh Dinas Kesehatan kabupaten Kudus, hasilnya bisa ditunggu sepekan,” kata dia.

Seperti diketahui RSUD dr Loekmono Hadi Kudus juga pernah memeriksa pasien suspect Corona asal Kudus, namun setelah dilakukan uji laboratorium di Jakarta, hasilnya dinyatakan negatif Corona, sehingga pasien diperkenankan pulang. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.