Warga Tanpa Rumah di Kudus Disambangi Bupati dan Wabup, Bantuan dan Akses Sekolah Diberikan

oleh -10 Dilihat
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris didampingi Wakil Bupati Bellinda Birton menyambangi kediaman warga di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, untuk memastikan penyaluran bantuan sekaligus membuka kembali akses pendidikan bagi anak yang sempat putus sekolah. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Seorang warga yang hidup tanpa rumah layak di Kabupaten Kudus mendapat perhatian langsung dari pemerintah daerah. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton turun langsung meninjau kondisi Siti, warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, sekaligus memastikan bantuan serta akses pendidikan bagi keluarganya segera terpenuhi, Sabtu (2/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang masuk, sekaligus bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional. Dalam peninjauan itu, turut hadir jajaran Forkopimcam, pemerintah desa, serta perwakilan dari sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Bupati Sam’ani menegaskan bahwa penanganan persoalan sosial seperti ini membutuhkan kerja sama lintas sektor. Ia menyebut kehadiran berbagai pihak dalam kunjungan tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi untuk membantu warga yang membutuhkan.

Menurutnya, laporan mengenai kondisi Siti langsung direspons cepat oleh pemerintah. Selain persoalan tempat tinggal, perhatian juga diberikan pada anak Siti yang sebelumnya tidak melanjutkan sekolah.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung datang. Apalagi ini bertepatan dengan Hardiknas, dan anaknya juga sempat putus sekolah. Tadi langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan dan PGRI agar bisa kembali melanjutkan pendidikan,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, anak tersebut akan difasilitasi untuk kembali bersekolah hingga jenjang menengah, dengan opsi waktu belajar yang disesuaikan agar tetap bisa membantu orang tua.

Sebagai langkah awal penanganan, Pemkab Kudus bersama unsur terkait menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada keluarga tersebut. Bantuan yang diberikan meliputi perlengkapan tidur hingga bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pemerintah hadir bersama kecamatan, desa, TNI-Polri, dan OPD terkait untuk memberikan dukungan. Bantuan awal berupa selimut, kasur, beras, dan sembako sudah kami serahkan,” jelasnya.

Selain bantuan darurat, Pemkab Kudus juga menyiapkan langkah jangka panjang dengan mengusulkan Siti sebagai penerima program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH). Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga dan sektor swasta.

Bupati menambahkan, kondisi lahan yang saat ini ditempati berada di tepi sungai sehingga perlu kajian lebih lanjut. Ia telah meminta pemerintah desa untuk berkoordinasi dengan Dinas PUPR serta pihak terkait guna menentukan langkah teknis terbaik.

“Kami minta agar kondisi lokasi didokumentasikan dan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait, termasuk BBWS, agar penanganannya tepat,” tegasnya.

Sementara itu, Siti mengaku terharu atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memperbaiki kondisi hidup keluarganya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Semoga anak saya bisa sekolah lagi dan kami bisa punya rumah yang lebih layak,” ucapnya.

Langkah cepat yang dilakukan Pemkab Kudus ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial sekaligus memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh masyarakat. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :