Kerahkan Puluhan Personil, BPBD Cari Nelayan Yang Hilang

oleh
Foto: Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang melakukan pencarian menggunakan perahu karet. (Rendy/ISKNEWS.COM)

Rembang, ISKNEWS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menurunkan tim untuk melakukan pencarian terhadap nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Kragan, pada Selasa (27-03-2018) kemarin.

Sebelumnya, Kardi (36) warga Desa Kragan, Kecamatan Kragan, dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan di perairan Kragan. Semula, korban berangkat untuk melaut seorang diri pada Selasa (27-03-2018) pukul 04.00 WIB. namun hingga sore hari korban tak kunjung pulang ke rumah. Korban yang pernah mengidap penyakit kejang-kejang membuat keluarganya yang menunggu di rumah semakin khawatir.

TRENDING :  Pemerintah Kabupaten Rembang Sosialisasikan Taspen Life

Menurunkan puluhan personil, Tim dari BPBD langsung menyisir perairan Kragan. Pencarian dimulai dari titik perbatasan pantai Jawa Tengah – Jawa Timur pada, Rabu (28-03-2018).

Menurut keterangan Kasi kedaruratan BPBD Rembang, Pramujo mengatakan, pihaknya menurunkan sebanyak 40 personil dalam pencarian ini. Gabungan dari BPBD, basarnas, Dinas Perhubungan, PMI, KRI, Banser, Tagana, dan tim medis dari Puskesmas Kragan.

TRENDING :  Reformasi Birokrasi, Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

“Tim Gabungan dari BPBD, Basarnas, Dishub, PMI, KRI, Banser, Tagana, Puskesmas Kragan, keseluruhan 40 orang sebagian turun di perahu karet sebagian di darat,” jelas Pramujo, saat dikonfirmasi, Rabu (28-03-2018).

Pramujo menambahkan, pihaknya akan melakukan pencarian, baik melalui laut maupun darat. Dirinya mengatakan telah menurunkan dua unit perahu karet untuk melakukan penyisiran di wilayah perairan.

TRENDING :  Mengapung 21 Jam di Lautan Lepas, Dua Nelayan Berhasil Diselamatkan

“Kita mulai pencarian dari perbatasan Jateng Jatim. Kita telusuri ke arah timur karena biasanya arus membawa ke arah timur sampai di perairan Tuban.” imbuhnya.

Sebelumnya, pada waktu kejadian tepatnya pada tanggal 27 Maret kemarin, warga setempat juga sempat melakukan pencarian. Berharap menemukan Kardi, warga malah hanya menemukan kapalnya saja yang masih terapung di laut. (RTW/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :