136 Anggota Dan Pegawai DPRD Kudus Divaksin, 39 Orang Tak Hadir

oleh -826 kali dibaca
Anggota DPRD Kudus, Rinduwan yang juga ketua Komisi C saat divaksin oleh petugas dari RS Aisyiyah Kudus (Foto: ACF)

Kudus, isknews.com – Pelaksanaan vaksinasi bagi sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus digelar hari ini di gedung wakil rakyat. Sebanyak 136 anggota DPRD dan para pegawai staf sekretariat dijadwalkan divaksinasi pada tahap kedua termin pertama vaksinasi.

Petugas yang ditunjuk oleh DKK Kabupaten Kudus untuk menjadi vaksinator bagi para anggota dewan adalah Tim dari RS Aisyiyah Kudus dibantu dengan sejumlah tenaga medis dari Klinik Asyifaa Janggalan dan Klinik Asyifaa Pasuruhan Lor.

Menurut koordinator vaksinasi Person in Charge (PIC) RS Aisyiyah Kudus dr Indah Rosiana, pelaksanaan kegiatan berlangsung mulai dari jam 8 pagi dan tercatat yang akan divaksin sebanyak 136 orang.

“Namun dari 136 yang tercatat, diikuti oleh sebanyak 88 orang baik anggota maupun pegawai DPRD Kudus yang divaksin, 9 orang terpaksa ditunda atas alasan medis dan 39 diantaranya tidak datang,” ujar Indah.

Dari 9 orang yang ditunda, kata Indah, disebabkan karema beberapa hal. Mulai dari penyakit diabetesnya yang tidak terkontrol, atau karena hipertensi yang tidak terkontrol pula. Sedangkan untuk 39 orang yang tidak datang, Indah tidak tau pasti disebabkan karena apa.

“Hari ini ada 88 orang yang divaksin, 9 orang ditunda, dan sisanya tidak datang. Untuk yang tidak datang saya tidak tahu kenapa. Mungkin nanti akan dijadwalkan lagi oleh DKK atau seperti apa, kami hanya mengikuti jadwal yang dibuat oleh DKK,” jelas Indah, Rabu (24/02/2021).

Vaksinasi DPRD kali ini, jelas Indah, dibagi menjadi dua batch atau dua tim. Dari 136 orang yang teregistrasi di sistem hanya beberapa. Oleh karena itu, pihaknya melakukan registrasi secara manual di meja kelima. Di mana biasanya hanya tersedia empat meja saat proses vaksinasi. Yakni meja pendaftaran, skrining, vaksinasi, dan observasi.

“Sampai sekarang data yang masuk ada 136 orang. Cuma ada juga yang belum terdaftar. Yang belum terdaftar akan kita layani di meja 5, untuk diregistrasi, ” ungkap Indah.

Padahal untuk tim vaksinator, Indah merincikan, secara jumlah ada total 19 orang. 4 diantaranya adalah dokter, dan sisanya bidan beserta perawat.

Masih di tempat yang sama, Aris Suliyono anggota Komisi B DPRD Kudus Fraksi PDIP juga mengalami sedikit kendala saat melakukan vaksinasi tadi. “Ternyata tadi waktu daftar, di data base belum masuk, kemudian daftar manual menggunakan KTP, ” kata Aris selepas lakukan vaksinasi hari ini.

Pihaknya juga mengungkapkan perasaan senangnya bisa divaksin hari ini. Ia menyebut dengan vaksinasi ini pihaknya bisa lebih tenang dibandingkan sebelum divaksin. Ia juga menceritakan, bahwa tidak ada gejala apapun yang ia rasa setelah divaksin.

“Tidak ada gejala apapun, semuanya aman,” katanya.

Namun, kata Aris, pihaknya masih harus menunggu 14 hari lagi untuk dilakukan vaksinasi termin kedua. “Demi ketahanan imun yang lebih maksimal,” imbuhnya.

Dengan adanya vaksinasi, anggota DPRD ini berharap agar vaksin bisa diberikan kepada seluruh masyarakat Kudus. “Dan semoga masyarakat bisa sadar bahwa vaksin itu sangat penting untuk menjaga ketahanan imun tubuh dari virus Covid-19,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.