Kudus, Isknews.com – Lomba Sekolah Sehat tingkat kabupaten sudah dimulai sejak bulan september untuk jenjang TK/KB dan SD/MI, dan untuk jenjang SMP/Mts dan SMA/MA/SMK dimulai sejak tanggal 31 oktober hingga 5 november 2016, selama 6 hari tersebut Disdikpora bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan juga kementrian agama Kudus mendatangi sekolah lanjutan tingkat pertama dan atas untuk melakukan visitasi sekaligus penilaian.
Ketua Tim Penilai LSS Kota Kudus Wagiman Sutrisno saat ditemui Isknews.com pada hari ini di SMK PGRI 2 Kudus pada Kamis, (3/10) mengatakan, Ada 9 sekolah tingkat SMP/Mts dan 9 sekolah tingkat SMA/MA/SMK di Kabupaten Kudus yang mengikuti lomba sekolah sehat (LSS), dan selain itu ada 2 sekolah dari tingkat SMP/Mts dan SMA/MA/SMK yang hanya meminta pembinaan saja.”jelasnya
“Penilaian dilaksanakan dengan mengunjungi langsung ke sekolah. Tim penilai melihat sejauh mana kesiapan dan perilaku warga sekolah serta lingkungannya dalam kepedulian terhadap kesehatan. Penilaian tersebut berdasarkan banyak kriteria, diantaranya meliputi ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang kelas, pelayanan kesehatan, pembinaan lingkungan sekolah sehat, ruang perpustakaan, fasilitas sanitasi, kamar mandi / WC, ruang UKS, tempat ibadah dan yang terakhir Pendidikan kesehatan.”terangnya
“Sekolah yang dinilai terbaik tingkat Kota Kudus akan mewakili lomba sekolah sehat tingkat provinsi. “Kita harapkan sekolah yang mewakili Kota Kudus nantinya juga jadi yang terbaik di tingkat provinsi,”Pungkas kepala seksi pengembangan sumber daya pemuda, Dinas Pendidikan, pemuda dan olahraga kabupaten Kudus itu.(AS)






