KUDUS, ISKNEWS.COM – Sebanyak 659 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus telah menyelesaikan rangkaian Pelatihan/Orientasi PPPK Angkatan Tahun 2026. Dalam penutupan kegiatan, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mendorong para PPPK terus meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi informasi (IT), serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Penutupan orientasi berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida, Kompleks Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (15/9/2026). Rangkaian pembekalan tersebut telah dimulai sejak 8 April 2026 dan diikuti PPPK dari tenaga guru, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan PPPK merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki tanggung jawab dalam menjalankan pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, ia meminta para PPPK tidak hanya menjalankan tugas secara maksimal, tetapi juga menaati aturan dan menjaga integritas dalam bekerja.
“PPPK adalah bagian dari ASN. Bekerjalah secara maksimal dan layani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Aturan yang berlaku harus dipatuhi, jangan sampai melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Sam’ani juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik. Menurutnya, penguasaan IT menjadi salah satu kemampuan yang perlu dimiliki ASN untuk mendukung pelaksanaan tugas.
“Terus belajar dan tingkatkan kompetensi. Kuasai IT, tingkatkan kemampuan pelayanan, dan tunjukkan kinerja yang baik,” ujarnya.
Ia berharap talenta-talenta muda yang bergabung sebagai ASN PPPK dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus.
Selain persoalan pekerjaan, Sam’ani turut mengingatkan para PPPK untuk menjaga keharmonisan kehidupan keluarga. Menurutnya, keseimbangan antara tanggung jawab kedinasan dan keluarga penting untuk mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.
“Syukuri apa yang sudah ada dan apa yang sudah kita terima. Jalankan amanah dengan baik, terus belajar, dan jaga keharmonisan rumah tangga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Kudus Tulus Tri Yatmika menjelaskan, orientasi PPPK dilaksanakan secara bertahap dalam 18 angkatan dengan jumlah keseluruhan 659 peserta.
Pelaksanaan klasikal berlangsung mulai 13 April hingga 2 September 2026 di Balai Diklat Pemerintah Kabupaten Kudus “Sonya Warih”, Desa Menawan, Kecamatan Gebog.
Menurut Tulus, orientasi tersebut bertujuan membentuk ASN PPPK yang profesional dan berintegritas, sekaligus memahami tugas serta fungsinya secara efektif dan efisien.
“Pembekalan yang diberikan diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Salah satu peserta, Andhi Mardian dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran selama mengikuti rangkaian orientasi.
“Setelah mengikuti seluruh rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) PPPK, saya memperoleh banyak pengetahuan, pengalaman, dan pembelajaran yang sangat berharga, khususnya mengenai nilai-nilai dasar ASN, kedisiplinan, integritas, profesionalisme, serta pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Penutupan orientasi tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pembekalan bagi 659 PPPK. Pemerintah Kabupaten Kudus berharap seluruh peserta dapat menerapkan pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh selama orientasi dalam pelaksanaan tugas, sehingga turut mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan daerah. (AS/YM)











