824 Siswa SMP2 Kudus Pilih Ketua OSIS Daring dan Dipantau Real Count

oleh -697 kali dibaca
Suasana saat pemilihan ketua OSOIS daring di SMP2 Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Masa pandemi menyebabkan sejumlah agenda pemilihan dilakukan secara online atau dalam jaringan (Daring) demikian pula halnya dengan agenda pemilihan ketua OSIS SMP 2 Kudus.

Mirip pemilihan presiden di Amerika Serikat, proses pemungutan suara dilakukan oleh 824 siswa dilakukan dari rumah, namun terpantau secara real count, satu demi satu angka perolehan yang masuk terpantau pergerakannya, baik yang dari layar monitor besar terpasang di sekolah maupun official youtube channel milik sekolah tersebut yang dapat dipantau dari rumah.

Sementara di ruang pemilihan yang menggunakan ruang rapat guru, hanya dihadiri lima orang calon ketua OSIS, sejumlah guru penanggungjawab kesiswaan dan sejumlah siswa dari unsur OSIS lama yang berperan sebagai panitiya pemilihan.

Sementara di depan terpampang televisi digital bermonitor besar yang berisi infografis terkait perkembangan real count update terkini perolehan suara yang sudah masuk ke server sekolah mengenai angka perolehan pemilihan yang dilakukan oleh para pemilihnya dari rumah masing-masing.

Menurut Kepala sekolah SMP 2 Kudus Sujarwo ada lima orang calon ketua OSIS yang hari itu sedang berkontestasi yakni Najwa Hendarto, Keysha Anggun NL, Rifqi Sabastian Tito, Viandara Maulida dan Andra Lugas N. Mereka semua merupakan siswa kelas delapan.

“Namun saat ini ada satu calon yang tidak hadir di arena pemilihan karena sedang dirawat akibat sakit. Jadi hari ini ditempat ini hanya terpajang 4 calon saja,. Namun sebelumnya mereka semua telah lolos saat membacakan visi dan misinya selaku ketua OSIS periode 2021-2022,” terang Sujarwo, Sabtu (13/03/2021).

Dikatakan oleh Sujarwo, penyelenggaraan di tahun ini memang berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, karena masa pandemi memang dituntut harus lebih berinovasi. Penerapan quick count juga diharapkan bisa memberikan pembelajaran demokrasi.

“Demokrasi yang adil ini bisa jadi pembelajaran bagi siswa, disini metodenya satu orang satu suara untuk memilih calonnya, tidak ada paksaan ataupun pengelompokan. Sebanyak 824 siswa berhak memilih dan melakukan pemilihan dari rumah masing – masing. Calon ketua osis juga sudah menyampaikan visi – misi secara daring,” katanya.

Sementara Ketua Panitia Pemilihan Fashna Iftirosyana menjelaskan, kondisi pandemi memang tidak bisa mendatangkan seluruh siswa ke sekolahan.Di sisi lain pemilihan ketua osis harus tetap berjalan.

“Kami menggunakan office 365, dengan link yang sudah dikirim oleh masing – masing wali kelas kepada siswa,” katanya yang juga menjabat sebagai ketua OSIS 2020- 2021.

Setelah mendapatkan link dari masing – masing wali kelas, siswa bisa membuka link tersebut dan memilih calon – calon ketua osis yang sudah ada.

Menurutnya cara ini memang sangat efektif diterapkan agar siswa bisa tetap belajar demokrasi meski dimasa pandemi.

“Pemilihan secara virtual membuat prosesi voting bisa lebih bebas dan rahasia. Karena antara anak satu dengan yang lainnya tidak saling mengetahui. Jadi pembelajaran demokrasinya bisa lebih terasa,” imbuhnya.

Disini kata Fashna, selain pihaknya yang melakukan pemantauan, para siswa dirumah juga bisa memantau hasil real count dari rumah masing – masing melalui channel youtube official SMP 2 Kudus.

“Disana tertera grafik perolehan suara masing – masing calon secara real count.” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.