Apel Hari Santri: Saatnya Santri Miliki Multi Dimensi Peran, Ekonomi Pendidikan Dan Budaya

oleh -344 Dilihat

Kudus, isknews.com – Dengan tema “Santri Mandiri, NKRI Hebat’ sebanyak sekitar limaribuan santri Kudus pagi tadi mengikuti gelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2017 di lapangan Alun-auin Simpangtujuh Kudus, Kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Kudus bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kudus di pimpin oleh panitia pelaksana wakil Ketua GP Anshor Kudus Saiful Anas. Minggu (22/10/17).

Pembina apel pada kegiatan pagi itu adalah Bupati Kudus H. Musthofa dengan komandan Apel Wawan Awaludin yang juga Ketua Banser Kudus.

Dalam kata sambutan apel pagi itu, Bupati Kudus H. Musthofa menyampaikan, Sebagai umat islam dengan ditetapkan hari santri membuktikan bahwa umat islam sudah sejak lama mengawal NKRI dan para Kyai sangat memiliki peran sebagai garda terdepan dalam mengawal NKRI.

Dilanjutkannya, ” Tema ‘santri mandiri NKRI hebat’ yang bermakna santri tidak terlepas dari perjuangan dan membangun bangsa yang mandiri untuk dapat memperkuat NKRI. Bahwa santri tidak berfokus dalam agama saja namun santri harus siap melaksanakan multidimensi kegiatan yaitu bidang pendidikan, ekonomi dan budaya,” ujarnya.

Untuk menjadi santri yang mandiri adalah dengan mengedepankan hati dimulai dari diri sendiri dengan terus menjaga persaudaraan, ” serta karakter sosial yang telah diwariskan kepada kita oleh Sunan Kudus yaitu Gusjigang, ” katanya.

Ikut hadir dalam APel Hari Santri Nasional pagi itu adalah, Sekda Kudus Noor Yasin, Forkopimda Kudus, para asisten setda, kepala-kepala OPD, para Camat, Kepala Kemenag Kudus H. Noor Badi, Pengurus PCNU Kudus, Pengurus PD Muhammadiyah Kudus, Para pengurus Badan Otonom NU Kudus dan para santri serta warga masyarakat Kudus.

Usai peaksanaan Apel Hari Santri kemudian pada sekitar pukul 08.00 WIB dilanjutkan kegiatan pemusnahan Miras pada periode Juni-Oktober 2017 oleh Polres Kudus dan Satpol PP Kudus.

Jumlah botol Miras keseluruhan 5.397 yang terdiri dari miras berbagai merk berjumlah 5.008 botol, putihan 387 liter dan oplosan 2 liter.

Seremonial pemusnahan Miras dipimpin Bupati Kudus H. Mustofa dengan didampingi Ketua DPRD Kudus Mas’an, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo, Ka Satpol PP dan ketua Banser Kudus serta Ketua IPNU IPPNU Kudus.

Ribuan botol miras dimusnahkan oleh bupati Kudus secara simbolis dan selanjutnya dimusnahkan dengan menggunakan Tandem Roller (Slender) oleh Polres Kudus. (YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.