Rapat Pleno PAN : Inilah Nama Bacabup Dukungan Untuk Dimintakan Rekom DPP

oleh -355 Dilihat
Suasana Rapat Pleno DPD PAN Kudus

Kudus, isknews.com – Menjelang tahapan pendaftaran para bakal calon bupati dan wakil bupati Kudus 2018, beberapa Partai pengusung mulai berkiprah menyerahkan nama-nama bacabup yang menurutnya sesuai dengan platform koalisi partainya.

Satu diantaranya adalah PAN Kudus, DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Kudus, terkait hal tersebut untuk memenuhi mekanisme organisasi, partai berlambang matahari putih ini telah menggelar rapat pleno untuk mengerucutkan nama-nama bacagup yang akan di usung oleh PAN.

Sesuai peraturan organisasi, Partai ini harus segera mengirimkan nama-nama yang akan dimintakan rekomendasi untuk di usung oleh Partai ini dalam kontestasi Pilkada Bupati Dan Wakil Bupati 2018.

Acara yang dihadiri seratusan peserta rapat ini diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah PAN Kabupaten Kudus dan di gelar di Kantor sekretariat DPD PAN Kudus, Jl. Mayor Kusmanto 15 Rendeng Kudus, Senin (25/12/17).

Di Rumah PAN itu rapat pleno yang dihadiri oleh para Pengurus Harian DPD, perwakilan DPC (Ketua DPC) dan perwakilan dari DPW PAN Jateng memutuskan memilih nama nama yang akan dimintakan rekomendasinya kepada DPP .

Menurut ketua DPD PAN Kudus Budiyono, mekanisme pemilihan nama-nama adalah mereka para Bacabup yang telah mengikuti tahapan yang ditetapkan partai, yaitu mendaftar dan melakukan pemaparan visi dan misi dihadapan kader partai seperti yang pernah di gelar oleh beberapa waktu sebelumnya.

” Dalam rapat pleno kemarin kami mengirimkan empat nama untuk kami serahkan kepada utusan DPW yang menghadiri rapat pleno, untuk kemudian akan di bawa ke DPP PAN Jakarta,” ujar Budiyono saat ditemui media ini di Kantornya.

” Nama-nama ini kami anggap layak dan sesuai dengan pilihan kader, keempat nama yang diputuskan dalam rapat pleno tersebut adalah, Masan, M Tamzil, Sri Hartini dan Maysaroh, Untuk nama yang terakhir mendaftar sebagai wakil Bupati,” terangnya.

Dilanjutkan oleh Budiyono, ” Sebenarnya yang mendaftar untuk maju sebagai Bacabup dan wacabup ke Partai ini tak hanya empat nama itu saja, namun mereka tidak masuk dalam nama yang dikirim karena misalnya tidak hadir pada pemaparan visi dan misi atau maju melalui jalur non partai,” tuturnya.

Seperti diketahui nama-nama, Umar Ali dan Akhwan Sukandar serta Kharirotus Saadah juga mendaftar di PAN, namun mereka terganjal mekanisme diatas.

Untuk Umar Ali dikarenakan sdh menyatakan mundur dari bursa pencalonan dan Akhwan sudah maju sebagai Calon Bupati melalui jalur perorangan, sementara Khariroh tidak mengikuti pemaparan visi dan misi. (YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.