Pati, isknews.com – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah AAGN Puspayoga Sabtu (17/12) menyambangi Kantor Koperasi BMT Fastabiq Pati Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut AAGN Puspayoga mengatakan bahwa kedatanganya ke Pati dalam rangka penuhi undangan Koperasi BMT.
Kedatangan Menteri dimanfaatkan untuk membahas terkait perkembangan koperasi yang ada diwilayah Indonesia Khususnya Pati. dalam sarasehan Menteri Koperasi sempat menyinggung permasalah koperasi yang tidak aktif, diharapkan agar dinas terkait untuk mendata koperasi yang ada di Pati berapa jumlah yang aktif maupun yang sudah tidak aktif. Setelah didata dan ternyata koperasi tersebut dinyatakan oleh dinas terkait tidak aktif, maka koperasi tersebut lebih baik dibubarkan.
“Saya meminta untuk dinas terkait supaya segera mendata koperasi yang ada diwilayah Pati, waktu yang saya berikan untuk pendataan koperasi ini selama 6 bulan. Setelah tenggang waktu itu, apabila tidak dilaporkan maka dianggap tidak aktif dan bisa untuk dibubarkan, namun semangatnya bukan pembubaran namun pendataan.” Ujar Puspayoga.
Lanjut, Menteri juga menyampaikan untuk kelompok masyarakat apapun jika ingin mendirikan Koperasi Mandiri dalam mengurus perlengkapan ijinnya akan dimudahkan dan terkait biaya pihaknya tidak akan membebani atau gratis. (Wr)











