Kudus, isknews.com – Anis Hidayat resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Kudus dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel Griptha Kudus, Kamis (5/2/2026). Anis menjadi calon tunggal yang mendaftarkan diri dalam tahapan penjaringan ketua.
Sebelum pelaksanaan Musda, Anis Hidayat terlebih dahulu sowan ke rumah pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Yanbu’ul Qur’an, Kiai Ulil Albab Arwani atau akrab disapa Gus Bab. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus ikhtiar spiritual menjelang Musda.
Musda XI Golkar Kudus dihadiri Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Saleh, jajaran pengurus, serta seluruh kader Partai Golkar se-Kabupaten Kudus. Dalam forum tersebut, Anis ditetapkan sebagai ketua untuk masa bakti lima tahun ke depan, menggantikan ketua sebelumnya, Tri Erna Sulistyawati.

Anis Hidayat merupakan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang memiliki rekam jejak panjang di dunia organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Cabang HMI Kudus saat masih menempuh pendidikan sebagai mahasiswa di STAIN Kudus.
Anis menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musda XI yang sebelumnya sempat diwarnai dinamika internal partai. Ia berharap, seluruh kader Golkar Kudus dapat kembali bersatu dan fokus pada kerja-kerja politik ke depan.
“Selesainya dinamika partai yang terjadi, tentu harapannya kita bisa merajut kebersamaan kembali. Bersama-sama membesarkan Partai Golkar Kudus untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya di sela-sela Musda.
Terkait pencalonannya yang berlangsung tanpa pesaing, Anis menilai hal tersebut sebagai bagian dari takdir politik. Menurutnya, seluruh tahapan Musda telah dilalui sesuai mekanisme organisasi.
“Acara Musda ini dimulai sejak kemarin, Rabu (4/2/2026). Kebetulan yang mendaftar hanya satu, yaitu saya. Ini saya anggap sebagai takdir politik yang harus dijalani,” imbuhnya.
Anis juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan kebijakan dan arahan Partai Golkar secara nasional. Ia menyebut, sebagai kader partai, dirinya siap tegak lurus terhadap keputusan dan rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Target kita tentu sesuai dengan tujuan Golkar nasional. Kerja-kerja politik harus benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari penguatan struktur hingga rekrutmen caleg yang kompeten,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, Muhammad Saleh, menyampaikan bahwa Musda Golkar Kudus merupakan Musda ke-33 dari total 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Ia menilai pelaksanaan Musda di daerah berlangsung dinamis dan menunjukkan antusiasme kader yang tinggi.
“Dinamika Musda di tingkat kabupaten/kota sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa Partai Golkar masih diminati dan memiliki daya tarik yang kuat,” ujar Saleh.
Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan kader pasca-Musda. Menurutnya, mekanisme musyawarah mufakat yang berujung aklamasi menjadi ciri khas Golkar dalam menjaga soliditas organisasi.
“Harapan kami, ketua terpilih mampu merangkul semua kelompok dan komponen yang ada di Golkar. Bersatu saja kita masih punya tantangan, apalagi kalau bercerai-berai,” pungkasnya. (YM/YM)











