Aksi Sosial Lindu Aji Kudus, Perbaiki Motor Mogok Saat Terjang Banjir Tanjungkarang, Gratis

oleh -307 Dilihat
Suhadi (kanan) Ketua DPC Lindu Aji Kolocokro Kudus, saat ikut langsung membantu mengatasi kendaraan pelintas kawasan banjir Desa tanjungkarang Kudus. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Ormas Lindu Aji Kolocokro Kabupaten Kudus menggelar bakti sosial dalam upaya membantu masyarakat yang melintasi kawasan banjir jalan Kudus – Purwodadi turut desa Tanjungkarang, hingga Jetis Kapuan Kecamatan Jati Kudus. Berupa servis ringan pada kendaraan yang mati mesin akibat menerjang banjir.

Dari pantauan media ini di lokasi, posko mereka didirikan tak jauh atau disebelah selatan Gereja. Bertendakan warna biri dan memasang papan banner besar bertuliskan “Lindu Aji Kolocokro Kudus -Peduli Bencana Banjir – Bengkel Motor Gratis (Ngopi Gratis) “.

Puluhan relawan Lindu Aji terlihat dengan cepat membantu mengatasi masalah pada kendaraan para pelintas yang macet tersebut, meski sifatnya mungkin hanya perbaikan sementara.

Menariknya dalam membantu memperbaiki kendaraan tersebut, mereka sama sekali tidak memungut beaya. Bahkan relawan menawarkan snack, air minum dan kopi bagi pemilik kendaraan yang terlihat kelelahan setelah mendorong kendaraannya yang macet di area banjir.

Menurut ketua DPC Lindu Aji Kolocokro Kudus Suhadi, aktifitas sosial yang mereka lakukan itu sebagai wujud kepedulian ormas yang dia pimpin terhadap kondisi sebagaian wilayah Kabupaten Kudus yang saat ini tergenang banjir.

Sejumlah kendaraan macet akibat menerjang banjir, saat dijemput untuk diperbaiki oleh para relawan Lindu Aji Kolocokro Kudus, Rabu, 04/01/2023 (Foto: YM)

“Posko perbaikan sementara bagi kendaraan macet akibat banjir ini kami buka hingga dini hari 24 jam nonstop, selama kondisi genangan air di jalan ini masih tinggi dengan melibatkan seluruh anggota kami di 9 pengurus kecamatan di Kudus,” ujar Suhadi, Rabu (04/01/2023) sore.

Ditegaskannya, prinsip Lindu Aji adalah hidup sekali harus berarti, untuk itulah dia ingin selalu berada dibarisan terdepan dalam aksi-aksi yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Ketinggian air disini hingga 80 cm saat curah hujan tinggi dan panjang lintasan jalur ini mencapai satu kilometer, itulah sebabnya banyak sekali kendaraan yang macet saat berusaha melintasi kawasan yang memang langganan terendam di Kudus ini. Dalam sehari kami memperbaiki motor macet hingga 100 lebih dan rata-rata semua bisa tertangani baik hingga bisa kembali melanjutkan perjalanan mereka,” terang Suhadi yang ditemui sejumlah awak media di Posko bengkel gratisnya.

Pihaknya membagi tugas dan peran kepada para relawannya, ada yang membantu menjemput pengendara yang kendaraannya macet, mengatur lalu lintas dan memperbaiki kerusakan ringan akibat sebagian mesin terendam oleh air.

“Tak hanya itu kami juga menyediakan semacam rest area sederhana didalam tenda, disini kami juga menyediakan kopi dan teh serta jajanan bagi pengendara yang ingin beristirahat duduk sebentar,” ungkapnya.

Sementara itu, Siti Rahayu (35) warga dari Solo yang mudik ke Kudus mengaku sebetulnya dia sudah tahu kalau kawasan Tanjungkarang, Jati ini dalam kondisi banjir, namun dia yang berkendara bersama suaminya itu tak menyangkla kalau motor yang ditungganginya bakal macet.

“Saya sudah terbiasa melintas jalan ini saat pulang Kudus, tapi gak nyangka kalau bakal macet saat melewati banjir, untung kami dibantu oleh mas-mas dari Lindu Aji ini, dan sekarang motor sudah kembali normal, mesin sudah bisa dihidupkan, terimakasih Lindu Aji,” ujar Siti Rahayu. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.