Kudus, isknews.com – Kabar perpisahan Persiku Kudus dengan pelatih kepala Alfiat akhirnya terkonfirmasi. Mantan pemain Persija Jakarta itu resmi mengundurkan diri usai laga kontra Persipal FC pada Jumat (17/10/2025) di Stadion Wergu Wetan, Kudus.
Unggahan perpisahan Alfiat di akun Instagram pribadinya menjadi sinyal pertama kabar mundurnya sang pelatih. Dalam unggahan itu, Alfiat menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemain, ofisial, dan suporter Persiku Kudus.
“Terima kasih untuk semuanya. Mohon maaf belum bisa memberikan hasil terbaik untuk tim kebanggaan ini,” tulisnya dalam unggahan disertai foto bersama pemain Persiku.
Kabar perpisahan Persiku dengan Coach Alfiat dibenarkan Direktur Utama (Dirut) Persiku Kudus, Abdul Fuad Amirul Adha. Menurutnya, keputusan mundur Alfiat merupakan konsekuensi dari hasil buruk yang dialami Persiku di awal musim.
“Sesuai dengan kesepakatan, kalau kalah beberapa kali dia akan mengundurkan diri. Kami masih merapatkan calon pengganti Coach Alfiat. Untuk sementara Persiku ditangani karteker pelatih Noor Hadi,” kata Fuad, Minggu (19/10/2025).
Noor Hadi sendiri bukan sosok asing di tim. Ia merupakan salah satu asisten pelatih yang sudah mendampingi Alfiat sejak awal musim ini. Legenda Persijap Jepara itu kini dipercaya menjadi karteker pelatih hingga manajemen menemukan pelatih kepala baru.
Perjalanan Alfiat bersama Persiku di awal musim Pegadaian Championship 2025/2026 memang kurang menjanjikan. Dari enam laga yang sudah dilakoni, Persiku hanya mampu mencatat satu kemenangan, satu hasil seri, dan empat kali menelan kekalahan.
Hasil itu menempatkan Laskar Macan Muria di peringkat kedelapan klasemen sementara Grup Timur Championship 2025, hanya satu tingkat di atas zona playoff degradasi. Situasi ini menjadi tekanan besar bagi tim dan jajaran pelatih.
Performa Persiku musim ini juga dianggap menurun dibanding musim lalu, di mana Alfiat sukses membawa tim bertahan di kasta kedua nasional. Sejumlah pihak menyebut pemilihan pemain yang tidak sepenuhnya sesuai keinginan Alfiat menjadi salah satu faktor penyebabnya.
Komposisi pemain Persiku musim ini memang menjadi sorotan suporter Macan Muria. Banyak di antara mereka yang menilai skuad saat ini belum menunjukkan kekompakan dan determinasi seperti musim sebelumnya.
Selain Alfiat yang mundur dari kursi pelatih, manajemen Persiku juga memastikan pergantian di posisi manajer tim. Fajrul Afifi resmi melepaskan jabatannya karena kini diterima sebagai dosen tetap di salah satu perguruan tinggi negeri di Magelang.
“Karena menjadi PNS, dosen tetap di salah satu kampus di Magelang, kami ganti dengan yang stay di Kudus,” ujar Fuad.
Ia memastikan, perubahan ini menjadi langkah awal manajemen untuk melakukan pembenahan menyeluruh di tubuh Persiku Kudus. (YM/YM)










