APBD Perubahan Kudus Masih Prioritaskan Kesejahteraan Guru Madin dan Marbot

oleh

Kudus, isknews.com – Pimpinan DPRD dan Plt Bupati Kudus menandatangani bersama Laporan badan anggaran DPRD terhadap pembahasan Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kudus tahun anggaran 2019 serta Berita Acara Persetujuan Bersama atas Ranperda Kabupaten Kudus tentang perubahan APBD TA 2019 dan nota persetujuan KUA-PPAS APBD TA. 2020 di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Kudus.

Rapat paripurna dipimpin ketua DPRD Ahmad Yusuf roni dan dihadiri oleh Plt Bupati Kudus HM Hartopo, Unsur Forkopimda, Kepala OPD, Anggota dewan dan para tamu undangan. Membahas rancangan perda tentang perubahan APBD yang telah dibahas dalam rapat badan anggaran yang dilakukan bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Dalam rapat paripurna tersebut telah mendapatkan hasil kesimpulan mengenai Proyeksi rancangan perubahan APBD kabupaten Kudus tahun anggaran 2019 meliputi Pendapatan Daerah sebesar 2.097.307.848.000 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, dana perimbangan,lain-lain pendapatan daerah yang sah.

TRENDING :  APBD Perubahan Diprioritaskan Kebutuhan Mendesak
Plt Bupati Kudus dan para pimpinan DPRD saat melakukan penandatanganan bersama berita acara persetujuan Ranperda perubahan APBD 2019 di ruang paripurna gedung DPRD Kudus (foto: YM/YM)

“Dengan diadakanya penandatangan nota kesepakatan antara pemerintah kabupaten kudus dan DPRD kabupaten Kudus, maka Badan Anggaran DPRD Kabuaten Kudus telah menyelesaikan pembahasan ranperda tentang perubahan APBD Kabupaten Kudus tahun anggaran 2019 yang nantinya akan mendapatkan persetujuan dalam rapat paripurna”

Sementara itu, Plt. Bupati Kudus HM Hartopo dalam sambutannya mengatakan mengungkapkan rasa terima kasih kepada anggota DPRD Kudus yang telah menyetujui raperda RAPBD. Apalagi, menurut HM Hartopo para anggota membahas RAPBD tersebut secara konsisten sehingga agenda rapat paripurna ini bisa berjalan dengan lancar.

Dirinya mengatakan, untuk pendapatan daerah dialokasinya sebesar Rp 2,09 triliun. Kemudian untuk belanja daerah dialokasikan sebesar Rp 2,25 triliun dan pembiayaan daerah dilakoasikan sebesar Rp 162,17 miliar.

TRENDING :  Buka Puasa Bersama Pimpinan dan Anggota DPRD kabupaten Kudus

Usai rapat paripurna, dihadapan para wartawan, Hartopo menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Kudus belum memprioritaskan pembangunan infrastuktur pada APBD Perubahan tahun 2019 ini. Pihaknya masih memprioritaskan program unggulannya bersama HM Tamzil, seperti tunjangan kesejahteraan guru madin.

“Sektor infrastruktur masib belum menjadi prioritas pada anggaran perubahan tahun 2019 ini, mungkin nanti di anggaran 2020 mendatang,” katanya kepada awak media, Senin (12/08/2019).

Hartopo mengatakan pada perubahan anggaran tahun 2019 ini ia masih memfokuskan pada program unggulannya. Di antaranya, tunjangan kesejahteraan guru madin, tunjangan kesejahteraan marbot, hingga wirausaha baru.

“Di perubahan, fokus untuk program kita. Semua terakomodir. Prioritasnya seperti tunjangan kesejahteraan guru, tunjangan kepada marbot, iman untuk perubahan ini kami prioritaskan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kudus Ilwani saat membacakan laporan badan anggaran mengatakan, ada beberapa pembangunan insfrastruktur di Kudus. Di antaranya rehab jalan Undaan Kidul – Gatet semula Rp 300 juta menjadi Rp 200 juta.

TRENDING :  Jawab Kegelisahan Guru Swasta, Hartopo Tegaskan Program TKGS Terus Berjalan

“Berikutnya ada pembangunan talud jalan Tanjungkarang –Jati Wetan sebesar Rp 100 juta,” katanya.

Rehabilitasi jalan Winong – Paringan sebesar Rp 175 juta  diganti menjadi rehab jalan Sidorekso – Gamong sebesar Rp 175 juta. Peningkatan jalan Tanjungkarang – Jati Wetan semula Rp 2,05 miliar menjadi peningkatan jalan Tanjungkarang – Jati Wetan sebesar Rp 650 juta.

“Rebabilitasi jalan dukuh Kawakan – Gingging sebesar Rp 800 jta dan rahab jalan Cendono – Arum sebesar Rp 600 juta, mudah-mudahan dengan persetujuan ini dapat membangun Kabupaten Kudus dan mensejahterakan masyarakat,” harapnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :