ASTI Kembangkan Sayap Internasional, Siswa Asing Masuk dan Lokal Dikirim ke Eropa

oleh -159 Dilihat
Foto bersama siswa baru Akademi Sarana Talenta Indonesia (ASTI) dari berbagai daerah. (Foto: Dok. ASTI)

Kudus, isknews.com – Akademi Sarana Talenta Indonesia (ASTI) terus menunjukkan kiprah sebagai lembaga pencetak pesepak bola muda bertaraf internasional. Tak hanya membuka peluang bagi siswa luar negeri untuk bergabung, ASTI juga aktif mengirimkan talenta terbaiknya ke berbagai negara, termasuk Portugal dan Thailand, guna mengikuti laga uji coba maupun kompetisi.

Sejak membuka program penerimaan siswa baru pada Desember 2024, ASTI telah menjaring sebanyak 137 peserta didik dari berbagai penjuru tanah air. Uniknya, dua siswa di antaranya berasal dari Republik Mali, Afrika. Mereka adalah Oue Drago Muhammad Rizky (kelahiran 2010) dan Oue Drago Abdul Salam (kelahiran 2011).

“Penerimaan siswa baru kami masih berjalan hingga pertengahan Juni 2025. Sementara ini sudah ada 137 siswa yang lolos seleksi, termasuk dua dari luar negeri,” ujar Chief Executive Officer (CEO) ASTI, Arief Budianto.

Proses seleksi dilakukan di berbagai wilayah, salah satunya di Kabupaten Kudus. Dari hasil seleksi itu, ASTI Kudus menyumbang 59 siswa, disusul ASTI Yogyakarta dengan 36 siswa, ASTI Kendal 26 siswa, dan ASTI Tegal 16 siswa. Mereka dijadwalkan mulai masuk asrama pada 8 Juni 2025 dan akan menjalani serangkaian pembinaan awal, termasuk tes intelegensi.

“Tes masuk kami lebih mengutamakan kemampuan teknik dasar seperti ball mastery, juggling, dan passing. Tidak ada tes tertulis,” jelas Arief.

Tak hanya menerima siswa asing, ASTI juga tengah mempersiapkan keberangkatan tiga siswanya ke luar negeri. Dua pemain dijadwalkan menjalani trial di Thailand, sementara satu siswa lainnya akan tampil di kompetisi liga di Portugal.

“Ini menjadi bukti bahwa ASTI serius membina bakat dengan standar global. Kami membuka pintu untuk dunia dan mengantar siswa lokal ke panggung internasional,” tandasnya.

Selain fokus pada pembinaan global, ASTI juga bersiap mengikuti Piala Soeratin Jawa Tengah yang akan digelar awal Juli 2025. Tim ASTI akan berlaga di tiga kelompok usia, yakni U-13, U-15, dan U-17, dengan target meraih gelar juara.

“Kami rutin melakukan latihan intensif, tidak hanya mengasah fisik, tapi juga memperkuat mental para pemain,” kata Arief.

Saat ini, total siswa aktif di empat cabang ASTI tercatat sebanyak 342 orang, belum termasuk yang telah menyelesaikan program. Mereka telah mengukir berbagai prestasi, antara lain piala Gubernur Jawa Tengah 2024, juara Champion Junior Premier League 2024, juara Lestari Cup 2024 dan runner up Piala Soeratin U-15 2024. (AS/YM)